Ulasan Film: Smallfoot (2018)

Mitos tentang Yeti sudah dikenal sejak dahulu kala. Bahkan, sudah menjadi dongeng yang dikisahkan turun-temurun. Dan dipercayai keberadaannya. Makhluk misterius ini diyakini tinggal di pegunungan Himalaya. Di Nepal. Posturnya mirip kera. Namun, dengan tubuh yang jauh lebih tinggi dari manusia. Dan berkaki besar. Alias bigfoot.

Mitos tentang Yeti inilah yang diangkat oleh sutradara Karey Kirkpatrick. Dalam film animasi komedi. Berjudul Smallfoot. Yang saat ini sedang tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

Berdurasi sekitar 96 menit, kisah Smallfoot diadaptasi dari buku Yeti Tracks. Karya Sergio Pablos. Seorang animator dan penulis skenario asal Spanyol. Yang namanya terkenal setelah menciptakan franchise Despicable Me (2010) untuk Universal Pictures.

Yang menjadi tokoh utama di Smallfoot adalah Migo (Channing Tatum). Sesosok Yeti muda. Yang tinggal bersama bokapnya, Dorgle (Danny DeVito). Di sebuah desa Yeti. Yang terletak di pegunungan es. Yang tingginya melebihi level awan. Dorgle sendiri adalah seorang pemukul gong. Yang berfungsi sebagai penanda datangnya pagi di desanya.

Suatu ketika, tanpa diduga, Migo melihat sesosok makhluk asing, alias manusia, jatuh dari langit (pesawat terbang). Dengan menggunakan parasut. Dan terjun ke bawah awan. Migo kemudian menceritakan hal tersebut kepada para penduduk di desanya.

Namun, para Yeti tidak ada yang percaya. Menurut mereka, manusia hanyalah legenda. Alias mitos. Mereka menyebut manusia sebagai smallfoot. Alias makhluk berkaki kecil.

Migo, yang tetap yakin dengan apa yang sudah dilihatnya, kemudian diasingkan. Dia harus membuktikan ucapannya tentang smallfoot memang benar. Jika ingin diterima kembali oleh para penduduk di desanya.

Untuk itu, Migo pun memulai petualangannya. Untuk mencari smallfoot. Mulai dari turun gunung, hingga masuk ke pemukiman manusia ia lakoni. Namun, Migo tidak sendirian. Dia ditemani oleh para anggota S.E.S. (Smallfoot Evidentiary Society).

S.E.S. merupakan kelompok Yeti yang percaya dengan keberadaan manusia, alias smallfoot. Dipimpin oleh Meechee (Zendaya). Putri dari The Stonekeeper (Common). Semacam kepala suku di desa Yeti.

Dilihat dari para pengisi suaranya, Smallfoot memang diperkuat oleh sejumlah bintang besar Hollywood. Selain Channing Tatum, Zendaya, dan Danny DeVito, juga ada James Corden. Yang berperan sebagai Percy Patterson. Mantan bintang televisi yang sudah meredup. Dan akhirnya menjadi pembuat film dokumenter.

Yang menarik, juga ada nama megastar NBA, LeBron James. Dia mengisi suara Yeti bertubuh besar. Yang menjadi anggota S.E.S. dan ikut berpetualang bersama Migo dalam mencari smallfoot.

Berbicara mengenai Migo, Channing Tatum mengaku berusaha sebaik mungkin dalam memerankan sosok Yeti tersebut. Bahkan, untuk menghayati perannya, mantan suami Jenna Dewan itu rela tiduran di lantai dan bertingkah seperti pengidap schizophrenia.

Sementara itu, lawan main Tatum, Zendaya, selain menjadi pengisi suara, juga mengisi original soundtrack Smallfoot. Dengan lagu Wonderful Life. Di samping dia, ada pula anggota One Direction, Niall Horan. Yang membawakan lagu Finally Free.

Dari sisi cerita, film produksi Warner Bros. Animation ini sebenarnya agak berat. Namun, sutradara Karey Kirkpatrick mampu mengemasnya menjadi tontonan yang ringan. Dengan adegan-adegan kocak. Yang menyegarkan. Serta gambar-gambar yang menawan dan memikat mata. Sehingga bisa dinikmati oleh segala usia. Termasuk anak-anak.

Berbeda dengan pandangan orang tentang sosok Yeti yang menyeramkan, Kirkpatrick malah menampilkan sosok Yeti yang lucu. Dengan visualisasi yang warna-warni, Smallfoot bakal memberi sensasi komedi. Bagi para penonton yang sebelumnya takut akan monster Yeti.

Pesan moral yang disampaikan juga sangat kuat dan mendalam. Bakal mengena bagi para penonton dewasa. Smallfoot mengajak kita untuk tidak menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Tanpa mempertimbangkan apa isi pikiran mereka. Don’t judge a book by its cover.

Tak heran, setelah tayang secara global pada 28 September 2018 yang lalu, Smallfoot mendapat respon yang cukup hangat dari para kritikus. Mereka memuji gambar-gambar colorful yang mampu memikat anak-anak. Serta kisahnya yang menyentuh orang-orang dewasa. Film animasi ini cocok menjadi tontonan seluruh keluarga.

***

Smallfoot

Sutradara: Karey Kirkpatrick
Produser: Bonne Radford, Glenn Ficarra, John Requa
Penulis Skenario: Karey Kirkpatrick, Clare Sera
Pengarang Cerita: John Requa, Glenn Ficarra, Karey Kirkpatrick
Berdasarkan: Yeti Tracks by Sergio Pablos
Pemain: Channing Tatum, James Corden, Zendaya, Common, LeBron James, Danny DeVito, Gina Rodriguez, Yara Shahidi, Ely Henry, Jimmy Tatro
Musik: Heitor Pereira
Penyunting: Peter Ettinger
Produksi: Warner Animation Group, Zaftig Films
Distributor: Warner Bros. Pictures
Durasi: 96 menit
Genre: Action & Adventure, Animation, Comedy, Kids & Family
Kategori Usia: PG (SU)
Budget: USD 80 juta
Rilis: 28 September2018 (Amerika Serikat), 5 Oktober 2018 (Indonesia)

Rating (hingga 7 Oktober 2018)
IMDb: 6,8/10
Rotten Tomatoes: 72%
Metacritic: 59/100
CinemaScore: A-

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto untuk info film-film terbaru.

Advertisements
Ulasan Film: Smallfoot (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s