Ulasan Film: Goosebumps 2: Haunted Halloween (2018)

Goosebumps adalah serial novel horror anak-anak. Karya pengarang asal Amerika. R. L. Stine. Yang diterbitkan oleh Scholastic Publishing. Dari tahun 1992 hingga 1997. Mengisahkan petualangan anak-anak menghadapi pengalaman yang menakutkan. Melawan para monster dan makhluk-makhluk supranatural lainnya.

Sebanyak 62 buku yang diterbitkan kala itu, membuat Goosebumps menjadi novel best-seller. Bahkan, terjual hingga lebih dari 400 juta buku. Di seluruh dunia. Dan diterjemahkan ke dalam 32 bahasa yang berbeda. Goosebumps pun tercatat sebagai buku serial terlaris kedua sepanjang masa.

Kesuksesan serial novel Goosebumps tadi segera diikuti oleh spin-off-spin-off-nya. Dan juga serial televisinya. Serta, tak ketinggalan, versi filmnya. Yang tayang pertama kali pada tahun 2015 yang lalu.

Niat untuk mengangkat Goosebumps ke layar lebar, sebenarnya, sudah ada sejak tahun 1998. Sineas spesialis film-film fantasi, Tim Burton, kala itu, tertarik untuk memproduksinya. Namun, karena kesulitan mengadaptasi kisahnya menjadi skenario film yang sesuai, proyek tersebut tidak pernah terealisasi.

Sepuluh tahun kemudian, Columbia Pictures, yang sekarang menjadi Sony Pictures, mengakuisisi hak untuk memfilmkan Goosebumps. Tapi, kisahnya tidak diambil dari salah satu novelnya. Karena dianggap terlalu pendek.

Film pertama Goosebumps, yang akhirnya dirilis pada tahun 2015 yang lalu itu, menjadi semacam film biografi. Alias biopic. Tentang sang pengarang. R. L. Stine. Yang diperankan oleh Jack Black. Yang harus menghadapi monster-monster yang “terlepas” dari buku karangannya. Yang menebar teror di dunia nyata.

Film horror comedy yang disutradarai oleh Rob Letterman tersebut cukup sukses di pasaran. Mampu meraup pendapatan USD 150 juta. Dengan modal “hanya” USD 58-84 juta. Respon dari para kritikus juga cukup lumayan. Goosebumps dinilai sebagai film yang kid-friendly.

Kesuksesan film pertama tadi membuat Sony Pictures tergiur untuk memproduksi sekuelnya. Goosebumps 2. Yang tayang secara global sejak hari Jumat (12/10) ini. Tapi, sayangnya, karena sibuk menggarap film live-action Detective Pikachu, Rob Letterman tidak bisa kembali sebagai sutradara di film kedua ini. Posisinya digantikan oleh Ari Sandel.

Setelah mengalami pergantian hingga dua kali, semula HorrorLand, dan kemudian Slappy’s Revenge, sekuel Goosebumps 2 akhirnya diberi subjudul Haunted Halloween. Mengisahkan dua orang bocah. Yang secara tak sengaja “melepaskan” boneka setan Slappy the Dummy dan monster-monster jahat. Dari manuskrip buku milik R. L. Stine. Yang kemudian menyebabkan kekacauan di kota kecil mereka. Pada malam Halloween.

Dari trailer dan klip promo yang dirilis beberapa waktu yang lalu, tampak boneka Slappy sedang “membangkitkan” berbagai monster. Yang bakal menjadi anak buahnya. Antara lain: Werewolf, Abominable Snowman, Lawn Gnomes, dan makhluk jadi-jadian lainnya. Dia ingin menciptakan Halloween Apocalypse. Di kota kecil Wardenclyffe.

Yang menarik, Jack Black, yang kembali berperan sebagai R. L. Stine, juga menjadi pengisi suara boneka Slappy. Di Goosebumps 2 ini. Dia bakal bahu-membahu dengan para bocah setempat, dan Mr. Chu (Ken Jeong), untuk mengembalikan para monster tersebut. Ke dalam bukunya. Sebelum malam Halloween berakhir.

Musim gugur, menjelang Halloween, memang momennya film-film horror di Hollywood. Meski demikian, sutradara Ari Sandel berusaha mengemas Goosebumps 2 ini menjadi sebuah film petualangan. Dengan menyasar para penonton remaja.

Namun, sayangnya, menurut para kritikus, kisah yang disajikan terlalu aman. Tidak beraturan. Kurang matang. Dan kurang menggigit. Karakternya juga statis. Tidak berkembang. Belum lagi para monsternya yang tidak meninggalkan kesan kuat.

Film berdurasi 90 menit ini cocoknya ditonton oleh anak-anak. Atau oleh orang dewasa. Yang ingin menikmati film horror tanpa diteror oleh rasa takut setelahnya.

***

Goosebumps 2: Haunted Halloween

Sutradara: Ari Sandel
Produser: Deborah Forte, Neal H. Moritz
Penulis Skenario: Rob Lieber
Pengarang Cerita: Rob Lieber, Darren Lemke
Berdasarkan: Goosebumps by R. L. Stine
Pemain: Wendi McLendon-Covey, Madison Iseman, Jeremy Ray Taylor, Caleel Harris, Chris Parnell, Ken Jeong
Musik: Dominic Lewis
Sinematografi: Barry Peterson
Penyunting: David Rennie, Keith Brachmann
Produksi: Columbia Pictures, Sony Pictures Animation, Original Film, Scholastic Entertainment, Silvertongue Films
Distributor: Sony Pictures Releasing
Durasi: 90 menit
Genre: Comedy, Horror, Kids & Family
Kategori Usia: PG (SU)
Budget: USD 35 juta
Rilis: 12 Oktober 2018 (Amerika Serikat & Indonesia)

Rating (hingga 11 Oktober 2018)
IMDb: –
Rotten Tomatoes: 33%
Metacritic: 54/100
CinemaScore: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto untuk info film-film terbaru.

Advertisements
Ulasan Film: Goosebumps 2: Haunted Halloween (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s