Ulasan Film: Creed II (2018)

Creed II akhirnya tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Mulai hari Rabu (28/11) ini. Lebih lambat seminggu dari tanggal rilisnya di Amerika. Film sports drama tersebut merupakan sekuel dari Creed (2015). Dan installment kedelapan dari franchise Rocky-nya Sylvester Stallone. Yang legendaris itu.

Pada tahun 1980-an, sosok fiktif yang terinspirasi dari legenda tinju Rocky Marciano itu memang sangat tenar. Nyaris tidak ada orang yang tidak mengenalnya. Bahkan, saking populernya, tidak sedikit yang menganggap Rocky sebagai petinju betulan. Kini, dia punya penerus. Yaitu: Creed.

Saat dirilis tiga tahun lalu, Creed memang menuai sukses. Film tinju yang dibintangi Michael B. Jordan itu berhasil membangkitkan kembali franchise Rocky. Yang seakan mati suri. Seiring dengan semakin uzur-nya Stallone.

Bagi yang sudah lupa, atau belum sempat menonton, Creed mengisahkan sepak terjang Donnie Johnson (Michael B. Jordan). Cowok keling bernama asli Adonis Creed tersebut merupakan putra almarhum Apollo Creed (Carl Weathers). Petinju legendaris. Juara dunia kelas berat. Sekaligus sahabat dari Rocky Balboa (Sylvester Stallone).

Creed muda pun ingin mengikuti jejak ayahnya. Menjadi petinju. Pacar dari Bianca Taylor (Tessa Thompson) itu kemudian meminta bantuan Rocky. Agar mau menjadi pelatihnya. Meski semula enggan, Rocky akhirnya bersedia melatih Donnie. Hingga dia berhasil menjadi petinju ternama.

Kisah Creed II merupakan lanjutan dari film pertamanya tadi. Sekaligus berhubungan dengan film Rocky IV. Yang tayang pada 1985 silam. Rocky masih menjadi mentor dan pelatih Creed. Namun, kali ini, mereka mendapat tantangan dari petinju Rusia: Viktor Drago (Florian Munteanu). Putra dari Ivan Drago (Dolph Lundgren).

Bagi yang menonton film Rocky IV tiga puluh tiga tahun silam, tentu masih ingat dengan sosok Ivan Drago. Petinju juara Rusia. Yang badannya tinggi besar. Yang menggunakan steroid untuk menguatkan otot-ototnya. Dengan metode latihan canggih yang superkeras itu.

Dalam sebuah pertandingan eksebisi di Amerika, Drago dengan sadis menghabisi nyawa bokap Donnie, Apollo Creed. Rocky kemudian membalaskan dendam Apollo. Dengan mengalahkan Drago. Sampai KO. Di ronde terakhir. Dalam sebuah pertandingan tinju yang superbrutal. Yang berdarah-darah. Di atas ring. Di Rusia.

Setelah kekalahan memalukan dari Rocky tersebut, karir Drago dikisahkan langsung terpuruk. Hidup dalam kemelaratan, Drago kemudian menghabiskan waktunya dengan melatih putranya: Viktor. Untuk menjadi petinju yang supertangguh. Seperti dirinya dulu.

Tujuan Drago hanya satu. Melalui Viktor, dia ingin membalas dendam pada musuh bebuyutannya: Rocky. Yaitu, dengan menghabisi anak didiknya: Donnie Creed. Yang juga putra dari petinju yang dulu dibunuh Drago di atas ring.

Oh, ya. Selain Drago, istrinya yang bernama Ludmila juga kembali muncul di film ini. Tetap diperankan oleh aktris kawakan Brigitte Nielsen. Seperti di film Rocky IV. Selain itu, juga ada Apollo. Yang diperankan Carl Weathers. Dia tampil dalam bentuk rekaman video dari masa lalu.

Creed II memang seakan menjadi reuni keluarga. Karena anak Rocky, yang bernama Robert Balboa, juga kembali tampil di sini. Tetap diperankan oleh Milo Ventimiglia. Seperti di film yang keenam. Yang berjudul Rocky Balboa. Yang dirilis pada 2006 itu.

Rencana untuk membuat sekuel Creed, sebenarnya, sudah dikonfirmasi sejak bulan Januari 2016. Namun, proses produksinya sempat tertunda. Karena sutradara Ryan Coogler dan Michael B. Jordan sedang sibuk dengan proyek Black Panther (2018)-nya Marvel Studios.

Bentrok jadwal itulah yang akhirnya membuat Coogler, sutradara film pertama, mengundurkan diri. Posisinya kemudian digantikan oleh Steven Caple, Jr. Tapi, Coogler tetap menjabat sebagai salah satu produser eksekutif.

Sementara itu, skenario untuk film kedua ini digarap oleh Sylvester Stallone bersama Juel Taylor. Proses penulisannya selesai pada Juli 2017. Kemudian, syuting dilakukan pada Maret hingga Juni 2018. Di Philadelphia, Pennsylvania. Kota tempat asal Rocky.

Di lain pihak, Michael B. Jordan tetap menjadi Adonis Creed. Pemeran Killmonger dalam Black Panther tersebut mengaku nyaman dengan perannya. Ia juga bersyukur. Karena mendapat kesempatan untuk kembali membintangi film yang kedua ini.

Berbeda dengan Jordan, yang memang seorang aktor, lawan mainnya kali ini adalah petinju beneran. Iya. Florian Munteanu, pemeran Viktor Drago, merupakan petinju amatir asal Rumania.

Munteanu mengaku, tantangan terbesarnya dalam bermain di film ini adalah menunjukkan emosinya. Menurut petinju berjuluk The Big Nasty tersebut, dia terbiasa menjadi pria tangguh. Yang tidak suka menangis ketika melakukan sesuatu. Namun, saat syuting, dia harus mencurahkan emosinya. Termasuk, harus menangis. Ini mungkin menjadi bagian tersulit baginya.

Upaya Munteanu untuk berakting tersebut, tampaknya, berbuah manis. Setelah tayang secara global pada 21 November 2018 yang lalu, Creed II mendapat respon positif. Dari para kritikus.

Meski tidak sebagus film pertamanya, yang disebut-sebut sebagai salah satu film terbaik dalam franchise Rocky, Creed II dinilai cukup solid sebagai sebuah sekuel. Penampilan para pemainnya juga mendapat banyak pujian.

Meski alurnya mudah ditebak dan nyaris tanpa kejutan, Creed II mampu menghadirkan kisah drama yang mantap. Hubungan ayah dan anak menjadi inti kekuatannya. Baik di antara Ivan-Viktor, Rocky, maupun di keluarga Donnie sendiri. Kisah keluarga yang manis itu menjadi bagian yang apik di film ber-genre drama olahraga seperti ini.

Penampilan Michael B. Jordan dan Tessa Thompson juga layak mendapat poin ekstra. Mereka mampu menghidupkan karakter masing-masing. Chemistry di antara keduanya makin terasa di film yang kedua ini.

Bagi penggemar tinju maupun olahraga bela diri lainnya, Creed II memang wajib untuk ditonton. Terutama, bagi para penggemar lawas Rocky. Yang sudah mengikuti sejak film pertamanya.

Sebab, Sylvester Stallone sudah menyatakan bakal segera pensiun. Dari peran yang membesarkan namanya tersebut. Film berbujet USD 50 juta ini mungkin bakal menjadi penampilan terakhirnya sebagai Rocky.

Lewat film Creed tiga tahun lalu, Sylvester Stallone berhasil masuk nominasi Academy Awards. Kategori Best Supporting Actor. Itu merupakan nominasi kedua sepanjang karirnya. Setelah film Rocky pada 1976. Apakah sekuel ini kembali mengantar Sly ke panggung Piala Oscar? Kita tunggu saja bulan Februari tahun depan.

***

Creed II

Sutradara: Steven Caple, Jr.
Produser: Sylvester Stallone, Kevin King-Templeton, Charles Winkler, William Chartoff, David Winkler, Irwin Winkler
Penulis Skenario: Juel Taylor, Sylvester Stallone
Pengarang Cerita: Sascha Penn, Cheo Hodari Coker
Berdasarkan: Para karakter ciptaan Sylvester Stallone
Pemain: Michael B. Jordan, Sylvester Stallone, Tessa Thompson, Wood Harris, Phylicia Rashad, Dolph Lundgren, Florian Munteanu
Musik: Ludwig Göransson
Sinematografi: Kramer Morgenthau
Penyunting: Dana E. Glauberman, Saira Haider, Paul Harb
Produksi: Metro-Goldwyn-Mayer Pictures, New Line Cinema
Distributor: Metro-Goldwyn-Mayer Pictures (Amerika Serikat), Warner Bros. Pictures (Internasional)
Durasi: 130 menit
Genre: Action & Adventure, Drama, Sports
Kategori Usia: PG-13 (13+)
Budget: USD 50 juta
Rilis: 14 November 2018 (Lincoln Center), 21 November 2018 (Amerika Serikat), 28 November 2018 (Indonesia)

Rating (hingga 26 November 2018)
IMDb: 8,1/10
Rotten Tomatoes: 82%
Metacritic: 67/100
CinemaScore: A

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto untuk info film-film terbaru.

Advertisements
Ulasan Film: Creed II (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s