Ulasan Film: How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019)

Meski dua film sebelumnya sangat sukses, DreamWorks Animation sebenarnya tidak pernah gembar-gembor bakal menggarap film ketiga How to Train Your Dragon. Hingga akhirnya, pada bulan Juni tahun lalu, mereka merilis poster dan trailer perdana film animasi komputer yang diadaptasi dari buku karangan Cressida Cowell tersebut.

Final chapter yang berjudul The Hidden World ini bakal menjadi penutup trilogi kisah petualangan Hiccup (Jay Baruchel) dan naga kesayangannya: Toothless. Bagi yang belum pernah menonton, atau sudah lupa dengan ceritanya, ada baiknya menonton dulu dua film sebelumnya. Biar lebih dapat feel-nya saat menyaksikan film yang ketiga ini.

Kisah The Hidden World ber-setting setahun setelah kejadian di film yang kedua. Dari cuplikan yang dirilis beberapa waktu yang lalu, tampak Hiccup sudah makin dewasa. Berjenggot. Bukan lagi abege cupu.

Putra kepala suku bangsa Viking tersebut berhasil meneruskan mimpi mendiang bokapnya: Mewujudkan sebuah dunia utopia. Yang menyatukan naga dan manusia dalam kedamaian.

Dalam petualangan terakhirnya ini, Hiccup juga masih bersama pacarnya: Astrid (America Ferrera). Mereka berdua melanglang buana dan menemukan dunia naga tersembunyi. Yang sangat indah. Yang disebut: The Hidden World.

Dan, yang menarik, di tempat misterius tersebut, Toothless mendapat pacar! Naga jantan imut berkulit hitam itu bertemu dengan seekor naga betina. Yang sama-sama berjenis Night Fury. Yang kulitnya berwarna putih. Serta punya kemampuan yang sangat hebat.

Naga cewek tersebut dijuluki sebagai Light Fury. Seperti Toothless, dia juga sangat cepat, cerdas, dan sulit dipahami. Light Fury memang cenderung lebih lembut ketika berada di dekat Night Fury. Namun, saat didekati manusia yang belum dikenalnya, dia berubah menjadi agresif. Persis seperti Toothless. Ketika baru pertama berkenalan dengan Hiccup dulu.

Adegan paling lucu yang tampak di trailer adalah saat Toothless melakukan pedekate terhadap tambatan hatinya tersebut. Gerakannya seperti seekor kucing yang sedang salah tingkah. Tanpa dialog. Tapi, sangat lucu dan menggemaskan. Apalagi, ketika si Light Fury mengelus wajahnya. Yang tanpa dosa itu. Chemistry di antara keduanya terasa begitu kuat.

Menurut sutradara sekaligus penulis naskah Dean DeBlois, dia memang menggemari adegan tanpa dialog yang diiringi musik. Itu menjadi dasar yang sempurna bagi kencan pertama Toothless dan Light Fury. Interaksi keduanya yang seperti adegan pantomim itu juga menjadi sequent favoritnya dalam film ini.

Meski sangat lucu dan menarik perhatian, tentu saja, kisah Toothless yang sedang kasmaran tadi bukan plot utama dari The Hidden World. Yang menjadi inti cerita tetap Hiccup. Yang bakal memimpin suku bangsa Viking dari Pulau Berk, beserta naga-naga mereka, untuk menghadapi seorang villain baru: Grimmel the Grisly.

Penjahat yang akan membawa alur cerita baru dalam puncak trilogi How to Train Your Dragon itu merupakan seorang pemburu naga. Yang sangat kejam. Suaranya diisi oleh bintang kawakan, pemenang Aktor Terbaik Piala Oscar 1985: F. Murray Abraham. Karakter Grimmel yang tenang tapi menyeramkan itu sangat cocok dengan bakatnya.

Selain menampilkan villain baru, menurut DeBlois, cerita The Hidden World adalah peralihan ke tahap yang lebih tinggi bagi Hiccup. Dia dituntut untuk menjadi dewasa. Sosoknya sebagai pemimpin pemula bakal diuji. Dia juga harus membuat keputusan yang bijak.

Yang menarik, penampilan Hiccup yang berewokan di film ketiga ini sangat mengingatkan para moviemania kepada Steve Rogers. Alias Captain America. Yang diperankan Chris Evans. Di Avengers: Infinity War (2018).

Karakter wajah mereka memang mirip. Sangar. Tapi berhati lembut. Bahkan, situs humor 9Gag sampai menyamakan evolusi Hiccup dengan Steve Rogers sejak Captain America: The First Avenger (2011).

Dengan segala hal yang baru tadi, kisah The Hidden World memang tampak cukup menjanjikan. Sutradara Dean DeBlois sendiri berjanji film ini bakal mengesankan. Dia ingin melihat para penonton tertawa di momen-momen lucu, sekaligus menangis di momen-momen yang mengharukan.

Oh, ya. Satu lagi yang membuat The Hidden World ditunggu adalah para pengisi suara top yang menghiasi film yang ketiga ini. Ada Cate Blanchett sebagai Valka (nyokap Hiccup) dan Gerard Butler sebagai Stoick the Vast (mendiang bokap Hiccup yang muncul dalam adegan flashback). Lalu, Jonah Hill sebagai Snotlout Jorgenson. Serta Justin Rupple dan Kristen Wiig sebagai si kembar Tuffnut dan Ruffnut Thorston.

Tapi, yang paling menarik perhatian, dan yang paling ditunggu-tunggu, adalah Kit Harington. Yang mengisi suara Eret. Baginya, bermain di film bertema naga bukan hal yang asing. Karena pemeran Jon Snow itu sudah biasa berasyik-masyuk dengan Ibu Para Naga di serial superpopuler Game of Thrones.

The Hidden World sendiri baru akan tayang di Amerika pada 22 Februari 2019. Tapi, sudah menggelar premiere di Australia pada hari Kamis (3/1) yang lalu. Sejauh ini, respon dari para kritikus sangat positif. Seperti dua seri How to Train Your Dragon sebelumnya.

Visualisasi film yang ketiga ini sangat indah. Bahkan, dinilai semakin matang jika dibandingkan dengan dua film pendahulunya. Para penonton bakal disuguhi sajian animasi yang sangat nyata dan mengagumkan.

Teknologi computer-generated imagery (CGI) yang digunakan telah mencapai tingkat baru yang sangat terperinci. Mulai dari jenggot tipis di dagu Hiccup, air terjun yang mengalir deras, hingga nyala api yang berkedip-kedip secara realistis.

Tidak banyak franchise animasi yang sukses dari film pertama sampai terakhirnya. How to Train Your Dragon adalah satu di antara yang sukses tersebut. Para kritikus menganggap The Hidden World telah membuat trilogi ini nyaris sempurna.

Cerita sederhana, tentang seorang anak laki-laki dan sahabatnya yang seekor naga, telah disampaikan secara cerdas. Dengan kisah petualangan yang epik, seru, sekaligus mengharukan. Ditambah lagi, ada bumbu komedi yang membuatnya semakin gurih untuk dinikmati.

Sayangnya, kita harus segera mengucapkan selamat tinggal pada salah satu trilogi terbaik sepanjang masa ini. Sutradara Dean DeBlois menegaskan bahwa The Hidden World adalah film terakhir dari franchise How to Train Your Dragon.

DeBlois mengaku sudah memikirkan hal ini cukup lama. Memang pahit untuk mengucapkan selamat tinggal pada karakter ini. Tapi, ini adalah cara yang benar. Oleh karena itu, para fans harus siap diterpa perasaan kehilangan yang menguras emosi pada akhir film tersebut.

Meski banyak dipuji oleh para kritikus, dari segi pendapatan, masih perlu dibuktikan bagaimana pencapaian film terakhir How to Train Your Dragon ini. Karena The Hidden World memang belum tayang di Amerika. Kita tunggu saja bulan depan. Apakah film berdurasi 104 menit ini juga bisa sukses di box office.

***

How to Train Your Dragon: The Hidden World

Sutradara: Dean DeBlois
Produser: Bonnie Arnold, Brad Lewis
Penulis Skenario: Dean DeBlois
Berdasarkan: How to Train Your Dragon by Cressida Cowell
Pemain: Jay Baruchel, America Ferrera, Cate Blanchett, Craig Ferguson, Jonah Hill, Kit Harington, Justin Rupple, Kristen Wiig, Christopher Mintz-Plasse, F. Murray Abraham, Gerard Butler
Musik: John Powell
Penyunting: John K. Carr
Produksi: DreamWorks Animation
Distributor: Universal Pictures
Durasi: 104 menit
Genre: Action & Adventure, Animation, Kids & Family
Kategori Usia: PG (SU)
Budget: USD 129 juta
Rilis: 3 Januari 2019 (Australia), 9 Januari 2019 (Indonesia), 22 Februari 2019 (Amerika Serikat)

Rating (hingga 8 Januari 2019)
IMDb: 8,5/10
Rotten Tomatoes: 100%
Metacritic: 82/100
CinemaScore: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto untuk info film-film terbaru.

Advertisements
Ulasan Film: How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s