Ulasan Film: Avengers: Endgame (2019)

We’re in the endgame now. Penantian selama setahun berakhir sudah. Tak selama Cinta menanti Rangga, memang. Yang mencapai ratusan purnama itu. Tapi, setidaknya, sudah cukup membuat fans Marvel Cinematic Universe (MCU) supergalau.

Iya. Hari besar yang ditunggu-tunggu para Marvelmania akhirnya tiba. Film Avengers: Endgame tayang mulai hari Rabu (24/4) yang lalu. Di bioskop-bioskop Indonesia. Lebih cepat dua hari dari perilisannya di Amerika.

Setelah Infinity War (2018), pertempuran pamungkas antara Captain America (Chris Evans) dkk melawan supervillain Thanos (James Brolin) akhirnya sampai pada puncaknya. Dalam film yang sangat mengaduk-aduk emosi ini. Bukan hanya buat para penggemar, tapi juga buat para anggota Avengers.

Film besutan The Russo Brothers tersebut memang menjadi titik kulminasi dari fase ketiga MCU. Kombinasi dari 21 film sebelumnya. Yang sudah dirilis sejak sebelas tahun yang lalu. Yang diawali oleh Iron Man (2008) itu.

Siapa yang menang, kalah, atau mati, akan terjawab. Pada akhir cerita dari film MCU yang ke-22 ini. Yang tentunya menjadi film yang sangat emosional. Tidak hanya bagi para fans Marvel, tapi juga bagi para cast dan kru yang terlibat. Terutama, bagi sutradara Joe dan Anthony Russo.

Menurut mereka, Avengers: Endgame adalah proyek terbaik. Meski proses pembuatannya sangatlah melelahkan. Russo Bersaudara sampai exhausted dibuatnya. Tapi, untungnya, keduanya sangat passionate dengan karakter-karakter Marvel. Hingga akhirnya proyek superblockbuster tersebut dapat dituntaskan.

Hasil dari kerja keras Russo Brothers adalah kisah endgame yang sesungguhnya. Yang memang sangat mengharukan itu. Chris Evans, bahkan, mengaku sampai menangis enam kali. Saat menyaksikan world premiere. Di Los Angeles Convention Center, LA. Pada hari Selasa (23/4) yang lalu.

Saat diwawancarai dalam acara The Late Show with Stephen Colbert beberapa waktu yang lalu, Evans juga mengaku. Bahwa musuh terbesarnya, sebenarnya, bukan Thanos. Melainkan, lecet-lecet karena gesekan. Menurutnya, bagi yang pernah berlari melalui portal interdimensional, dengan kostum superketat, pasti tahu dengan apa yang dia maksud.

Jawaban Evans tersebut membuat para fans berteori. Bahwa salah satu kunci untuk mengalahkan Thanos adalah time travel. Alias perjalanan waktu. Melalui quantum realm. Seperti yang pernah ditampilkan dalam film Ant-Man and the Wasp (2018).

Ditambah lagi, dalam trailer resmi yang dirilis bulan Maret yang lalu, tampak para anggota Avengers memakai kostum superketat. Berwarna putih. Seperti yang pernah digunakan Hank Pym (Michael Douglas). Untuk menyelamatkan istrinya, Janet Van Dyne (Michelle Pfeiffer). Yang terjebak di dalam quantum realm.

Secara garis besar, kisah Endgame sebenarnya sudah terwakili oleh tagline “Whatever It Takes”. Kalimat itu memang memberi gambaran yang sangat dalam. Tentang apa yang bakal dilakukan oleh para anggota Avengers yang tersisa. Untuk membalikkan keadaan. Setelah Thanos melibas mereka. Dengan mudah. Di Infinity War.

Untuk mengenang para superhero yang menjadi korban Thanos, Marvel Studios sengaja meluncurkan deretan poster karakter. Yang bertajuk “Avenge the Fallen”‘. Iya. Ini memang saatnya membalaskan dendam mereka. Yang sudah gugur. Menjadi debu.

Tagline tersebut terpampang di 32 poster karakter Avengers: Endgame. Yang dirilis pada akhir bulan Maret 2019. Separo di antaranya berwarna. Yang menandakan mereka selamat. Dari jentikan jari Thanos. Sebaliknya, untuk para pahlawan yang sudah menjadi abu, sengaja dibuat kelabu.

Perilisan poster-poster tersebut sekaligus menjawab keingintahuan para fans. Tentang siapa saja superhero yang tewas. Saat peristiwa The Decimation terjadi. Di antaranya adalah Shuri (Letitia Wright). Yang ternyata juga lenyap menjadi abu. Seperti abangnya: Black Phanter (Chadwick Boseman).

Namun, meski harus kehilangan banyak anggota, Avengers tetap mendapat tambahan “amunisi” baru di Endgame ini. Mereka adalah Captain Marvel (Brie Larson) dan Valkyrie (Tessa Thompson). Serta kembalinya dua anggota lama yang absen saat Infinity War. Yaitu Ant-Man (Paul Rudd) dan Hawkeye (Jeremy Renner).

Para Earth’s Mightiest Heroes yang selamat tersebut berusaha mencari cara. Untuk mengembalikan semua yang hilang akibat perbuatan Thanos. Dan mempertahankan apa yang sudah ada. Peluang sekecil apa pun akan mereka ambil.

Selain deretan poster tadi, Marvel Studios juga sempat merilis special look. Pada awal bulan April yang lalu. Untuk menandai dibukanya penjualan tiket presale Avengers: Endgame. Yang hasilnya, tiket presale tersebut langsung ludes. Dalam tempo hanya enam jam!

Avengers: Endgame pun memecahkan rekor hari pertama penjualan tiket. Di situs Fandango. Mengalahkan rekor sebelumnya. Yang dipegang oleh Star Wars: The Force Awakens, Star Wars: The Last Jedi, Rogue One: A Star Wars Story, dan Avengers: Infinity War.

Bagi yang belum menonton, dan penasaran dengan kisahnya, video special look tersebut sebenarnya menyajikan banyak clue. Di antaranya adalah berdamainya Iron Man dan Captain America. Yang sudah “pisah ranjang” sejak Civil War (2016) itu.

“You trust me?” tanya Tony Stark. “I do,” jawab Steve Rogers. Keduanya lantas berjabat tangan. Adegan tersebut seolah-olah menandai rujuknya dua pentolan Avengers tadi.

Scene yang lain menampilkan para anggota Avengers di dalam pesawat Benatar. Yang sebelumnya digunakan oleh Iron Man untuk kembali ke Bumi. Setelah melawan Thanos di Titan.

Di dalam pesawat milik Guardians of the Galaxy tersebut, tampak Captain Marvel duduk di kursi pilot dan Rocket Raccoon (Bradley Cooper) sebagai co-pilot-nya. Sementara itu, Captain America, Black Widow (Scarlett Johansson), War Machine (Don Cheadle), dan Thor (Chris Hemsworth) duduk di belakang mereka.

Lalu, yang paling menarik, adalah scene yang menampilkan Thanos. Yang memakai baju zirah. Dia muncul dengan latar belakang cahaya biru. Sambil membawa senjata. Berupa pedang bermata dua. Untuk menghadapi Iron Man, Captain America, dan Thor sekaligus. Dalam sebuah adegan yang bikin fans deg-degan tersebut!

Seperti apa sebenarnya akhir dari The Infinity Saga ini? Hingga perilisannya, sutradara Russo Bersaudara, semua pemain, dan Boss Marvel Studios Kevin Feige sangat menjaga rahasia plot cerita. Jadi, bagi yang belum menonton Avengers: Endgame, hanya bisa menebak-nebak saja.

Bahkan, Joe dan Anthony Russo juga menghimbau: Bagi yang sudah menonton duluan pada pekan perdana, tolong jangan bocorkan ceritanya. Hormati hak orang lain yang belum menonton. Don’t spoil the Endgame.

Tim produksi dan marketing Marvel Studios memang sangat berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan sekuel Infinity War tersebut. Bahkan, Mark Ruffalo mengaku sampai harus menjalani lima kali syuting yang berbeda. Untuk adegan ending film ini. Pemeran Hulk itu tidak mendapat skenario utuhnya. Jadi, dia tidak tahu adegan mana yang akhirnya digunakan.

Di antara para pemain, hanya Robert Downey, Jr. (RDJ), pemeran Iron Man, yang mengetahui skenarionya secara utuh. Sementara itu, yang lainnya hanya diberi sebagian naskahnya saja. Sesuai dengan adegan masing-masing yang mereka mainkan.

Sutradara Russo Bersaudara menambahkan, adegan delapan menit terakhir adalah yang terbaik. Karena semua pemain terlibat di dalamnya. RDJ pun menjanjikan ending yang spektakuler. Membuat para fans yang belum menonton semakin penasaran.

Apa yang dijanjikan oleh Russo Brothers dan RDJ tadi memang bukan bualan. Avengers: Endgame terbukti menjadi film yang luar biasa. Respon dari para kritikus yang sudah menyaksikan gala premiere-nya didominasi oleh komentar positif. Terutama, oleh satu kata ini: Emosional.

Durasi tiga jam lebih ternyata tidak terasa lama. Karena film yang skenarionya ditulis oleh Christopher Markus dan Stephen McFeely ini seperti kotak kejutan. Yang menyajikan banyak hal yang tak terduga.

Kisah Endgame memang bagaikan roller-coaster. Yang menaikturunkan emosi para penontonnya. Selama menyaksikan film MCU yang paling emosional dan paling epik ini, kita bakal dibuat tertawa, bertepuk tangan, hingga menangis.

Bahkan, ada yang sampai sesenggukan. Alias mewek. Hingga 5-6 kali. Oleh karena itu, bagi para cewek, sebaiknya tidak memakai make-up atau maskara saat menontonnya. Karena kemungkinan besar bakal luntur!

Ada yang bilang, installment Avengers yang keempat ini bukan hanya menyimpulkan cerita dari 22 film MCU, tetapi juga memperluasnya. Jika Infinity War adalah kekuatannya, maka Endgame adalah otaknya.

Iron Man dan Captain America memang menjadi dua tokoh utamanya. Namun, para anggota Avengers yang lain juga diberi porsi yang pas. Akting para pemainnya juga oke punya. Bahkan, menjadi salah satu faktor yang paling menonjol di film ini.

Ending-nya juga luar biasa. Ditutup dengan adegan yang bikin para fans terharu, merinding, dan menangis bahagia. Tak heran, banyak yang menyebut Avengers: Endgame sebagai fan service yang sangat keren. Dari Marvel Studios.

Intinya, film yang menghabiskan bujet produksi hingga USD 400 juta ini berhasil melampaui ekspektasi para fans. Ditambah dengan visualisasi yang sangat apik, membuat Avengers: Endgame menjadi puncak yang terbaik bagi MCU.

Oh, ya. Berbeda dengan film-film superhero Marvel sebelumnya. Tidak ada mid-credits atau pun post-credits scenes pada ending Avengers: Endgame. Jadi, benar-benar tidak ada clue mengenai film MCU selanjutnya.

Hal ini sekaligus menjadi konfirmasi: Bahwa The Infinity Saga benar-benar sudah tamat. Dekade pertama MCU sudah selesai. Endgame menjadi sebuah ucapan selamat tinggal yang sempurna.

Para fans harus siap menerima akhir yang dramatis ini. Dengan lapang dada. Meski rasanya bakal susah untuk melupakannya. Avengers: Endgame akan dikenang selamanya. Sebagai salah satu film superhero terbaik sepanjang masa.

Some people move on, but not us. Thank you for everything, Cap. I’m with you ’till the end of the line. Thank you, Tony. I’ll miss you 3.000 times.

Avengers, assemble! :’) *kraiii*

***

Avengers: Endgame

Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo
Produser: Kevin Feige
Penulis Skenario: Christopher Markus, Stephen McFeely
Berdasarkan: The Avengers by Stan Lee, Jack Kirby
Pemain: Robert Downey Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson, Jeremy Renner, Don Cheadle, Paul Rudd, Brie Larson, Karen Gillan, Danai Gurira, Bradley Cooper, Josh Brolin
Musik: Alan Silvestri
Sinematografi: Trent Opaloch
Penyunting: Jeffrey Ford, Matthew Schmidt
Produksi: Marvel Studios
Distributor: Walt Disney Studios Motion Pictures
Durasi: 182 menit
Genre: Action & Adventure, Drama, Science Fiction & Fantasy
Kategori Usia: PG-13 (13+)
Budget: USD 400 juta
Rilis: 22 April 2019 (Los Angeles Convention Center), 24 April 2019 (Indonesia), 26 April 2019 (Amerika Serikat)

Rating (hingga 26 April 2019)
IMDb: 9,2/10
Rotten Tomatoes: 97% (Certified Fresh)
Metacritic: 78/100
CinemaScore: –
PostTrak: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto & @filmaniaindo untuk info film-film terbaru.

Ulasan Film: Avengers: Endgame (2019)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s