Ulasan Film: Annabelle Comes Home (2019)

Sejak pertama kali muncul sebagai cameo dalam film The Conjuring (2013), Annabelle tak pernah berhenti menebar teror. Bahkan, bisa dibilang, boneka seram itu menjadi ikon dari franchise besutan sang Maestro Horror James Wan tersebut.

Kehadiran Annabelle memang semakin memperluas The Conjuring Universe. Tak heran, Warner Bros. Pictures sampai rela membuatkannya film solo tersendiri. Alias spin-off. Bukan hanya sekali atau dua kali, tapi sampai tiga kali!

Film yang terbaru, alias yang ketiga, yang berjudul Annabelle Comes Home, sudah menghantui bioskop-bioskop di seluruh dunia. Sejak akhir bulan Juni yang lalu. Kali ini, dia tidak menebar teror sendirian. Melainkan, menjadi pemimpin para roh jahat. Yang bersemayam di kediaman keluarga Ed dan Lorraine Warren.

Setelah memakan banyak korban pada 1968, pasangan paranormal keren Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) memang membawa pulang Annabelle. Dengan maksud untuk mengamankan boneka setan tersebut. Di ruang basement rumah mereka. Yang berisi banyak benda-benda misterius supranatural itu.

Annabelle sendiri sejatinya tidak dirasuki setan. Dalam film-film sebelumnya, pasangan Warren sudah berkali-kali menegaskan: Yang namanya setan itu tidak merasuki benda mati, tetapi merasuki manusia. Karena mereka juga ingin hidup di dunia nyata.

Benda mati semacam Annabelle hanya akan menjadi perantara. Namun, jika dibandingkan dengan artefak-artefak lainnya, daya tarik Annabelle lebih kuat. Bahkan, yang paling kuat. Boneka berwujud gadis cilik dengan mata melotot itu seakan menjadi magnet. Bagi para roh jahat untuk mendekat.

Bisa dibilang, dalam The Conjuring Universe, Annabelle itu seperti Captain America dalam Marvel Cinematic Universe. Dia tinggal meneriakkan sesuatu yang setara dengan “Avengers Assemble!” Maka para setan pun bakal berkumpul.

Karena kekuatan dahsyatnya itulah, setelah menyucikannya, pasangan Warren menyimpan Annabelle. Atau, lebih tepatnya, menyegelnya. Di dalam sebuah lemari kaca khusus. Dengan tulisan: “Peringatan! Jangan Dibuka”

Hingga empat tahun kemudian, untuk menuntaskan suatu kasus, pasangan Warren harus pergi dari rumah. Selama satu hari satu malam. Mereka terpaksa meninggalkan sang putri tunggal. Yang masih berusia 11 tahun. Yang bernama Judy (McKenna Grace).

Meski demikian, Judy tidak ditinggal sendirian di rumah. Dia dijaga oleh seorang babysitter ababil. Yang bernama Mary Ellen (Madison Iseman). Dan seorang temannya. Yang datang untuk merecoki. Yang bernama Daniela (Katie Sarife). Yang akhirnya membawa malapetaka itu.

Karena kepo, secara diam-diam, cewek sexy tersebut masuk ke ruang artefak keluarga Warren. Yang kemudian berakibat sangat fatal. Roh-roh jahat dari setiap benda di dalam sana lepas semua. Termasuk, boneka Annabelle. Yang terbebas dari segelnya. Yang akhirnya meneror Judy dan babysitter-nya sepanjang malam.

Dibanding film-film The Conjuring Universe sebelumnya, film ketiga Annabelle ini sejatinya menyajikan cerita yang cukup fresh dan berbeda. Bisa dibilang, termasuk kekinian. Meski ber-setting pada tahun 1970-an. Yakni, dengan mengusung tokoh utama para remaja.

Yang pertama adalah Judy. Yang punya masalah dengan kehidupan sosialnya. Dia sering di-bully oleh teman-teman di sekolahnya. Karena profesi orang tuanya. Yang paranormal itu. Media massa sering memberitakan secara sinis. Terhadap apa yang dilakukan oleh Ed dan Lorraine Warren.

Lalu, ada Mary Ellen dan Daniela. Sosok yang disebut terakhir tadi sedang didera kesedihan yang mendalam. Karena belum bisa melupakan kematian tragis bokapnya. Yang meninggal setelah mengalami kecelakaan mobil itu.

Latar belakang para tokoh remaja tersebut membawa level drama Annabelle Comes Home lebih tinggi. Meski film ini adalah film horror supranatural tentang roh jahat, intrik yang dibangun dan unsur emosionalnya terasa cukup kental. Sehingga bisa memperkaya kisah film ketujuh dalam The Conjuring Universe ini.

Tak heran, setelah gentayangan secara global sejak 26 Juni 2019, Annabelle Comes Home mendapat respon cukup lumayan dari para kritikus. Memang, tidak sebaik The Conjuring (2013), The Conjuring 2 (2016), ataupun Annabelle: Creation (2017). Namun, jauh lebih baik daripada Annabelle (2014), The Nun (2018), dan The Curse of La Llorona (2019). Yang dihujat oleh para kritikus itu.

Yang mendapat cukup banyak pujian adalah Gary Dauberman. Meski film ini merupakan debutnya sebagai sutradara, Dauberman sejatinya bukan orang baru di dunia per-horror-an. Dia sudah berpengalaman menjadi penulis skenario di beberapa film horror. Sebut saja Annabelle dan Annabelle: Creation. Serta It (2017) dan sekuelnya. Yang rencananya dirilis pada bulan September mendatang itu.

Pengalaman tersebut membuat Dauberman mampu menyajikan kisah horror dan teror yang menegangkan. Jump scare masih menjadi kekuatan utama yang ia andalkan. Beserta dengan banyaknya penampakan hantu dan setan. Baik yang sudah pernah muncul di The Conjuring Universe sebelumnya, maupun yang baru.

Intinya, Dauberman sangat paham bagaimana caranya memacu jantung para penonton. Bahkan, di Thailand, ada seorang aki-aki berusia 77 tahun asal Inggris yang ditemukan tewas. Saat menonton Annabelle Comes Home sendirian di bioskop!

***

Annabelle Comes Home

Sutradara: Gary Dauberman
Produser: James Wan, Peter Safran
Penulis Skenario: Gary Dauberman
Pengarang Cerita: James Wan, Gary Dauberman
Pemain: Mckenna Grace, Madison Iseman, Katie Sarife, Vera Farmiga, Patrick Wilson
Musik: Joseph Bishara
Sinematografi: Michael Burgess
Penyunting: Kirk Morri
Produksi: New Line Cinema, Atomic Monster Productions, The Safran Company
Distributor: Warner Bros. Pictures
Durasi: 100 menit
Genre: Horror, Mystery & Suspense
Kategori Usia: R (17+)
Budget: USD 32 juta
Rilis: 26 Juni 2019 (Amerika Serikat & Indonesia)

Rating (hingga 9 Juli 2019)
Rotten Tomatoes – Tomatometer: 66% (Fresh)
Rotten Tomatoes – Audience Score: 70% (Fresh)
Metacritic: 53/100
CinemaScore: B-
PostTrak: 2,5/5
IMDb: 6,4/10
Edwin Dianto (Filmania): 6/10 (C)

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto & @filmaniaindo untuk info film-film terbaru.

Ulasan Film: Annabelle Comes Home (2019)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s