Review 38 Film Terbaik yang Tayang di Bioskop Indonesia Tahun 2019

Sering kali, kita tetap memilih untuk jatuh cinta pada orang yang salah. Meski kita tahu, ending-nya hanya akan bikin resah. Otak memang masih ragu. Namun, kalau hati sudah memilih, kita bisa apa?

Bicara soal memilih, aku sudah menyeleksi film-film terbaik. Khusus yang tayang di bioskop-bioskop Indonesia sepanjang tahun 2019 yang lalu. Kamu sudah menonton semua? Ini pilihan menurut aku, lho. Entah kalau menurut pacar kamu. Yang seleranya film-film semacam Suwung itu.

38) The Hole in the Ground – 7/10
Kisahnya memang berjalan lambat. Namun, film horror yang satu ini sangat menghantui. Tidak berlebihan dalam membikin tegang dan kaget, tapi efeknya membuat pikiran kacau setelah menontonnya.

37) Scary Stories to Tell in the Dark – 7/10
Sutradara André Øvredal cukup piawai dalam menyajikan elemen horror di Scary Stories. Ada beberapa adegan yang sangat mendebarkan hingga kita merasa tercekam saat menontonnya. Bahkan, sampai ingin menjerit duluan sebelum sang tokoh di dalam film melakukannya.

36) Crawl – 7/10
Film horror yang memadukan unsur survival thriller dan natural disaster ini sangat mencekam dan mendebarkan. Apalagi, ketika melihat Kaya Scodelario yang kinyis-kinyis itu diburu oleh buaya-buaya ganas. Bisa dibilang, Crawl adalah film rilisan 2019 yang paling underrated.

35) Dora and the Lost City of Gold – 7/10
Isabela Moner sukses berperan sebagai Dora the Explorer. Dia mampu menghidupkan sosok petualang ababil yang kocak dan norak itu. Sangat menghibur dan sangat cocok sebagai tontonan seluruh keluarga. Can you say, delicioso?

34) Good Boys – 7/10
Film komedi dewasa yang dibintangi oleh anak-anak ini sangat menghibur. Seperti menonton Stranger Things versi mesum. Meski banyak menyuguhkan joke-joke vulgar, Good Boys mengandung pesan moral yang bisa menjadi pelajaran bagi para orang tua. Penampilan para aktor ciliknya juga sangat menggelitik.

33) Dumplin’ – 7/10
Meski cenderung klise, film yang ber-genre komedi ini tetap menarik untuk diikuti. Terutama, berkat penampilan maksimal para pemainnya. Salah satunya adalah Jennifer Aniston. Yang masih menyimpan pesona pada usianya yang sudah menginjak setengah abad itu.

32) Instant Family – 7/10
Sebuah film komedi yang menyentuh perasaan. Kisahnya tidak hanya lucu dan menghibur, tapi juga menyuguhkan sisi edukatif seputar hubungan orang tua dan anak angkat mereka.

31) Abominable – 7/10
Film animasi yang satu ini tidak hanya menghibur, tapi juga memanjakan mata dengan visualisasinya yang sangat indah. Kisahnya memang sederhana, tapi sangat menyentuh hati. Tidak ada orang baik tersakiti yang menjadi jahat di sini. Yang ada orang jahat yang akhirnya insaf dan menjadi baik.

30) Destroyer – 7/10
Film ber-genre suspense ini menjadi salah satu penampilan terbaik Nicole Kidman. Aktingnya benar-benar total. Dengan menontonnya saja, kita bisa ikut merasakan penderitaan karakter yang dia perankan.

29) Hotel Mumbai – 7/10
Sebuah film yang menyajikan real-life horror yang sangat dramatis. Yang diangkat dari sebuah kejadian nyata yang sangat tragis. Dev Patel dan Nazanin Boniadi tampil sangat apik di film yang menyayat hati ini.

28) Frozen II – 7/10
Secara overall, Frozen II memang tidak sebagus film pertamanya. Namun, cerita yang disajikan bernuansa lebih kelam daripada pendahulunya. Unsur petualangannya juga lebih kompleks. Jadi, lebih menarik bagi para penonton dewasa.

27) Captain Marvel – 7/10
Sangat entertaining dan enjoyable. Unsur action dan humornya berpadu dengan visualisasi yang mendebarkan. Penampilan Brie Larson sangat pas sebagai Captain Marvel.

26) The Kid Who Would Be King – 7/10
Seru, kocak, menegangkan, dan sekaligus mengharukan. Menonton film action fantasy berbumbu komedi ini membuat emosi kita naik-turun. Seperti roller-coaster.

25) Dragged Across Concrete – 7/10
Alurnya memang berjalan lambat dan mungkin cenderung membosankan bagi sebagian besar penonton. Namun, akting duet Mel Gibson dan Vince Vaughn yang prima membuat Dragged Across Concrete menjadi salah satu film action thriller terbaik pada 2019.

24) The LEGO Movie 2: The Second Part – 7/10
The LEGO Movie 2 memang tidak sebaik film yang pertama. Namun, tetap mampu mempertahankan unsur humor yang menghibur, voice acting yang ciamik, visualisasi animasi yang memukau, serta kisah yang menyentuh perasaan.

23) Doctor Sleep – 7/10
Cerita horror yang disajikan cukup kompleks dan menarik. Memang, tidak sebagus pendahulunya: The Shining. Yang legendaris itu. Namun, bila dibandingkan dengan film-film adaptasi Stephen King lainnya, bisa dibilang, Doctor Sleep ini lebih bersinar.

22) A Private War – 7/10
Sebuah film drama biografi dengan bingkai perang yang meremangkan bulu kuduk. Tragedi, kesedihan, dan adegan kematian tersaji dengan begitu nyata. Rosamund Pike berhasil menjelma sebagai Marie Colvin yang legendaris itu dengan sempurna.

21) Long Shot – 7/10
Meski mengusung tema politik, film ini berhasil menyajikan sebuah komedi romantis yang sangat ringan dan menghibur. Terutama, berkat joke-joke vulgarnya. Long Shot juga berhasil mempertemukan Charlize Theron dan Seth Rogen, yang berbeda karakter itu, dengan cara yang kocak dan tak terduga.

20) Arctic – 7/10
Arctic mampu membuktikan: Bahwa sebuah film bisa menyajikan suasana dramatis yang sangat menegangkan, meski dengan porsi dialog yang sangat minim. Bahkan, nyaris tidak ada.

19) Ready or Not – 7/10
Plotnya simpel, tapi sarat dengan ketegangan dan sekaligus canda tawa. Ready or Not berhasil mengocok perut dalam suasana yang kalut. Sebuah horror rasa baru yang sangat menyenangkan untuk ditonton. Apalagi, dibumbui oleh penampilan Samara Weaving yang sangat aduhai itu.

18) How to Train Your Dragon: The Hidden World – 7/10
Visualisasi film yang ketiga ini sangat indah. Bahkan, semakin matang jika dibandingkan dengan dua film pendahulunya. Sajian animasinya sangat nyata dan mengagumkan. Kisahnya juga menghibur, menyentuh, dan sekaligus mengharukan. Sebuah penutup yang sempurna bagi trilogi How to Train Your Dragon.

17) Green Book – 7/10
Best Picture Piala Oscar ini berhasil memperlihatkan masalah rasial di Amerika pada tahun 1960-an dengan begitu nyata. Lewat sebuah cerita sederhana yang sangat menghibur. Terutama, berkat kekuatan akting dua aktor utamanya (Viggo Mortensen dan Mahershala Ali) yang sangat memukau itu.

16) Joker – 7,5/10
Secara overall, Joker mungkin bukan film yang sempurna dan cukup kontroversial. Namun, tak bisa disangkal, akting Joaquin Phoenix, sebagai orang baik tersakiti yang akhirnya menjadi jahat itu, memang sangat apik dan benar-benar sinting. Sangat layak jika diganjar dengan Piala Oscar.

15) Shazam! – 7,5/10
Film ini menyajikan kisah yang komplet. Sangat ringan, seru, dan lucu. Banyak lelucon segar yang membuat Shazam! sangat asyik untuk dinikmati. Berbeda dengan film-film superhero DCEU lainnya. Yang nuansanya cenderung kelam itu.

14) Dark Waters – 7,5/10
Dark Waters yang diangkat dari kisah nyata memang bukan film yang mampu menyedot perhatian besar. Namun, film yang dibintangi Mark Ruffalo ini berhasil menyajikan cerita, drama, pesan moral, hingga visual yang sangat memikat.

13) Hustlers – 7,5/10
Diangkat dari kisah nyata, Hustlers adalah film drama yang lucu, sexy, dan sekaligus menguras emosi. Yang mana sebagian besar hal tersebut berasal dari kekuatan akting Jennifer Lopez. Yang kali ini benar-benar layak dipertimbangkan untuk mendapat penghargaan.

12) Spider-Man: Far From Home – 7,5/10
Film yang dibintangi Tom Holland dan Zendaya ini berhasil memadukan kisah cinta romantis ala remaja dengan superhero action yang sangat seru. Sutradara Jon Watts sukses menyajikan sekuel Spider-Man yang sangat fun dan mendebarkan.

11) John Wick: Chapter 3 – Parabellum – 7,5/10
Seperti dua film sebelumnya, film ketiga ini kembali menyuguhkan aksi laga yang dikoreografi secara brilian. Dengan adegan fighting over-the-top yang sangat seru, brutal, dan menegangkan. Sangat memacu adrenalin dan memuaskan para penggemar film action.

10) The Peanut Butter Falcon – 7,5/10
Film drama adventure ini sebenarnya mengangkat cerita yang sederhana. Namun, visualisasinya sangat indah. Pesan yang disampaikan juga begitu mendalam. Sangat menyentuh hati. Mengajak para penonton untuk memikirkan kembali arti hidup ini.

9) Midsommar – 7,5/10
Sutradara Ari Aster menyajikan Midsommar dengan teknik slow burn: Adegan demi adegannya ia masak pelan-pelan. Agar bumbu-bumbu kengeriannya meresap dengan baik. Mungkin, tujuannya agar lebih melekat di pikiran para penonton. Hasilnya memang gila. Sebuah pertunjukan horror yang tidak mudah dilupakan. Bahkan, setelah pulang dari bioskop.

8) Ad Astra – 7,5/10
Sutradara James Gray berhasil menyuguhkan gambaran yang paling realistis dari space travel lewat film Ad Astra ini. Setting luar angkasa yang mahaluas terasa sangat kecil jika dibandingkan dengan pesan moral yang disajikan. Kisah sarat makna yang dikemas dengan penuh filosofi adalah kekuatan utamanya. Sangat menguras emosi.

7) Ford v Ferrari – 8/10
Diangkat dari kisah nyata, Ford v Ferrari tidak hanya menyajikan aksi kebut-kebutan yang ditunggu para fans balap, tapi juga menyuguhkan unsur drama yang sangat kuat dan mengharukan. Sangat menyentuh hati penontonnya. Bahkan, bagi yang tidak menyukai balapan sekalipun.

6) Once Upon a Time in Hollywood – 8/10
Lewat film terbarunya ini, Quentin Tarantino sukses menggambarkan suasana Hollywood pada tahun 60-an. Mobil, pakaian, life style, dan tata kotanya dibuat dengan sangat detail dan mengagumkan. Pokoknya, sempurna. Debut akting duet Leonardo DiCaprio dan Brad Pitt juga lucu dan asyik. Begitu pula Margot Robbie yang porsinya tidak banyak, tapi penampilannya sangat matang itu. Mereka adalah nyawa film ini.

5) Us – 8/10
Cerita yang unik, plot twist yang tak terduga, dan adegan sadis yang berdarah-darah memang membuat penonton kaget dan tegang. Namun, yang menjadi daya tarik utama film Us ini adalah detailnya yang cerdas. Yang mengajak otak untuk berpikir. Yang dibalut dengan unsur komedi yang bikin geli. Ngeri-ngeri sedap, pokoknya!

4) Avengers: Endgame – 8,5/10
Sebuah penutup yang luar biasa. Kisahnya bagaikan roller-coaster yang menaik-turunkan emosi. Selama menyaksikan film MCU yang paling emosional dan paling epik ini, penonton dibuat tertawa, bertepuk tangan, hingga menangis. Sebuah fan service yang sangat keren dari Marvel Studios.

3) Knives Out – 8,5/10
Knives Out ini tidak seperti film-film detektif lainnya yang terkadang cenderung membosankan itu. Meski kasus yang disajikan cukup rumit, pemecahan teka-tekinya terasa fun, fresh, dan sangat kocak. Pokoknya, sangat menghibur. Durasi yang mencapai dua jam lebih pun tidak terasa. Sutradara Rian Johnson memang keren!

2) Toy Story 4 – 8,5/10
Meski mengangkat tema yang cukup dewasa, Toy Story 4 tetap menampilkan humor, lawakan khas para mainan, dan petualangan seru seperti tiga film sebelumnya. Selain membuat tertawa dan terhibur, juga membuat terharu. Terutama, bagian ending-nya yang sangat menyentuh hati itu. Tak heran, banyak yang menjagokannya untuk menyabet Piala Oscar kategori Film Animasi Terbaik.

1) Parasite – 9,5/10
Tema kesenjangan sosial yang diangkat memang cukup sederhana. Namun, sutradara Bong Joon-ho mampu membalut Parasite dengan gaya dark comedy yang sangat memukau dan penuh pesan moral. Alhasil, meski cukup panjang, film berdurasi 132 menit ini tidak membosankan dan sangat membekas di benak penontonnya.

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer
E-mail: edwindianto@gmail.com
Blog: edwindianto.wordpress.com
Follow Twitter & Instagram @edwindianto & @filmaniaindo untuk info film-film terbaru.

Review 38 Film Terbaik yang Tayang di Bioskop Indonesia Tahun 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s