Review Copa America Centenario 2016

Sial. Terkutuk. Karma buruk. Takdir. Tragedi. Entah kata-kata apalagi yang pas untuk menggambarkan kegagalan Lionel Messi bersama Argentina di final Copa America Centenario 2016.

Seperti keledai dungu yang jatuh ke lubang yang sama dua kali, Argentina kembali kalah dalam adu penalti dari Cile di final Copa America. Dua tahun beruntun. Skornya pun nyaris identik. Berakhir 0-0 dalam 120 menit, lalu keok 2-4 saat adu tos-tosan. Tahun lalu, tim Tango menyerah 1-4.

Continue reading “Review Copa America Centenario 2016”

Review Copa America Centenario 2016

Menjelang Partai Puncak Copa America Centenario 2016

Perhelatan Copa America Centenario 2016 sudah memasuki babak final. Pada hari Senin (27/06), pukul 07.00 WIB, Argentina akan kembali bertemu sang juara bertahan, Cile, seperti tahun lalu, setelah berhasil menghabisi tuan rumah Amerika Serikat dan tim kuda hitam Kolombia di semifinal.

Laga Argentina melawan AS di babak empat besar memang berjalan timpang. Ibarat mengadu ukuran dada Salma Hayek dengan Lucy Liu, tim Tango terlalu superior jika dibandingkan tim besutan Juergen Klinsmann tersebut. Apalagi, Lionel Messi tampil bak dewa dengan satu gol freekick dahsyat dan dua assist-nya. Walhasil, the Sam’s Army pun bertekuk lutut 0-4 di hadapan publik sendiri.

Continue reading “Menjelang Partai Puncak Copa America Centenario 2016”

Menjelang Partai Puncak Copa America Centenario 2016

Menjelang Final Four Copa America Centenario 2016

Perhelatan Copa America Centenario 2016 memasuki saat-saat terakhir. Empat tim sudah memastikan lolos ke babak semifinal, yaitu: Argentina, Cile, Kolombia, dan tuan rumah Amerika Serikat, setelah mendepak lawan-lawan mereka di babak 8 besar.

Dari empat partai yang tersaji di perempat final, yang paling mengejutkan adalah tersisihnya salah satu tim yang diunggulkan lolos ke final, yaitu: Meksiko. Tidak ada yang menduga sebelumnya kalau Pasukan Sombrero bakal di-Brasil-kan oleh Cile dengan skor sangat telak, 7-0.

Continue reading “Menjelang Final Four Copa America Centenario 2016”

Menjelang Final Four Copa America Centenario 2016

Menjelang Fase Knockout Copa America Centenario 2016

Fase grup Copa America Centenario 2016 telah selasai. Hasilnya, terjadi dua kejutan. Yang pertama, pemegang rekor juara Amerika terbanyak (15 kali), Uruguay, gagal melaju ke 8 besar. Yang kedua, juara dunia terbanyak (5 kali), Brasil, juga harus mengepak koper lebih awal.

Di antara dua kejutan di atas, tersingkirnya Brasil adalah yang paling mengagetkan. Bagaimana tidak, meski sudah sembilan tahun puasa gelar Copa America, selama ini, tim Samba selalu berhasil lolos dari fase grup. Terakhir kali mereka gagal maju ke fase knockout pada tahun 1993.

Continue reading “Menjelang Fase Knockout Copa America Centenario 2016”

Menjelang Fase Knockout Copa America Centenario 2016

Review World Cup 2018 Qualifiers Matchday 6: Argentina 2-0 Bolivia

Argentina akhirnya berhasil menembus empat besar kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan. Kemenangan 2-0 atas Bolivia pada matchday keenam ini membawa Lionel Messi dkk untuk sementara nangkring di peringkat ketiga dengan 11 poin. Meski demikian, tim Tango saat ini masih tertinggal dua angka dari Ekuador dan Uruguay di puncak klasemen.

Dalam laga yang dilangsungkan di Estadio Mario Alberto Kempes, Cordoba, hari Rabu (30/03) pagi tadi WIB, Argentina mengandalkan trio Lionel Messi, Gonzalo Higuain, dan Angel Di Maria untuk menggempur pertahanan tamu mereka yang dikomandani oleh bek Luis Gutierrez. Sementara itu, Sergio Aguero disimpan di bangku cadangan.

Tidak butuh waktu lama, pada menit ke-20, Argentina sudah berhasil menjebol gawang Bolivia yang dijaga oleh Carlos Lampe. Bek kanan Gabriel Mercado kembali mencetak gol keduanya dalam dua laga beruntun setelah hari Sabtu (26/03) yang lalu juga membobol gawang Cile yang dikawal Claudio Bravo.

Unggul satu gol tidak membuat Argentina mengendurkan serangan mereka. Sepuluh menit berselang, giliran Lionel Messi yang membuat Bolivia makin merana. Lewat titik putih, striker asal Barcelona itu mencetak gol internasionalnya yang ke-50 bersama La Albiceleste. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan. Dalam empat laga awal, Messi memang absen membela tim Tango karena cedera.

Dengan dua kemenangan beruntun atas Cile dan Bolivia ini, Argentina, yang semula dalam posisi terjepit di papan bawah, kini bisa bernafas sedikit lega. Posisi mereka memang belum aman karena masih tersisa 12 laga untuk menuju ke Rusia. Namun, setidaknya, tekanan Javier Mascherano dkk saat ini sudah jauh berkurang. Hanya tertinggal dua angka, tim besutan Tata Martino itu tinggal fokus untuk merebut puncak klasemen yang kini dikuasai oleh Uruguay dan Ekuador.

***

Line-ups

Argentina (4-3-3):
Romero; Mercado, Demichelis, Pinola, Rojo; Biglia, Mascherano, Banega/Augusto Fernandez (84’); Messi, Higuain/Aguero (77’), Di Maria/Correa (31’).
Coach: Martino.

Bolivia (3-4-3):
Lampe; Eguino, Marteli, Gutierrez; Diego Bejarano, Danny Bejarano/Galindo (46’), Chumacero/Arce (75’), Marvin Bejarano; Smedberg-Dalence, Duk, Campos/Saucedo (46’).
Coach: Baldivieso.

Review World Cup 2018 Qualifiers Matchday 6: Argentina 2-0 Bolivia