Review EURO 2016

Setelah melakoni 51 laga dan tercipta 108 gol selama sebulan penuh, akhirnya perhelatan EURO 2016 usai pada hari Senin (11/07) dini hari WIB yang lalu. Portugal keluar sebagai juara setelah mengangkangi tuan rumah Prancis berkat gol semata wayang Eder lewat babak perpanjangan waktu.

Cristiano Ronaldo akhirnya bisa memenuhi ambisinya, membawa negerinya menjadi juara turnamen mayor. Sebelum ini, pesaing Lionel Messi tersebut hanya mampu sekali berlaga di final bersama Portugal, yaitu saat EURO 2004 yang berlangsung di kandang sendiri. Hasilnya pun menyesakkan. CR7 yang kala itu masih ababil hanya bisa menangis setelah Luis Figo dkk dipecundangi Yunani.

Continue reading “Review EURO 2016”

Advertisements
Review EURO 2016

Menjelang Final EURO 2016

Perhelatan EURO sudah hampir mencapai klimaks. Tuan rumah Prancis bakal ditantang oleh Portugal untuk menjadi juara di kandang sendiri, Stade de France, Saint-Denis. Di semifinal, kedua finalis tersebut menghabisi Wales dan Jerman dengan skor identik, 2-0.

Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezmann kembali menjadi protagonista bagi Portugal dan Prancis. Satu gol dan satu assist dari CR7 menamatkan perlawanan Gareth Bale dkk. Sementara itu, dua gol dari Griezie, satu di antaranya lewat penalti, berhasil membungkam kepongahan Der Panzer.

Continue reading “Menjelang Final EURO 2016”

Menjelang Final EURO 2016

Menjelang Semifinal EURO 2016

Di antara empat tim yang lolos ke semifinal EURO 2016, Wales, mungkin, yang paling tidak diduga. Status sebagai tim debutan tak membuat nyali Gareth Bale dkk ciut saat harus menghadapi salah satu tim unggulan, Belgia, di babak 8 besar. Hasilnya, Pasukan Setan Merah berhasil mereka kirim pulang lebih cepat.

Sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol dahsyat Radja Nainggolan, Wales berhasil membalik keadaan dengan skor 3-1. Kesuksesan ini, sebenarnya, mengulang capaian mereka pada babak kualifikasi. Kala itu, dalam dua kali pertemuan, Aaron Ramsey dkk mampu mengalahkan Belgia sekali, dan menahan imbang sekali.

Continue reading “Menjelang Semifinal EURO 2016”

Menjelang Semifinal EURO 2016

Menjelang Quarterfinal EURO 2016

Kejutan besar terjadi pada babak 16 besar EURO 2016. Tepatnya, di partai terakhir. Ketika tim nasional Islandia, negara liliput yang berpopulasi hanya 300 ribuan jiwa, menamatkan riwayat Inggris, negara raksasa yang mendaku diri sebagai nenek moyangnya sepak bola.

Seperti yang dicuitkan oleh Gary Lineker, striker legendaris Inggris, sekaligus pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 1986, kemenangan Islandia dengan skor 2-1 kemarin merupakan sejarah terkelam bagi the Three Lions. Kalah dari negara antah-berantah yang lebih banyak jumlah gunung berapinya daripada pemain sepak bola profesionalnya.

Continue reading “Menjelang Quarterfinal EURO 2016”

Menjelang Quarterfinal EURO 2016

Menjelang Babak 16 Besar EURO 2016

Tidak terasa, fase grup EURO 2016 sudah usai. Setelah melalui 36 pertandingan, delapan tim harus mengepak koper dan pulang ke negara masing-masing. Sementara itu, 16 tim lainnya melaju ke fase knockout. Fase hidup-mati. Do or die. Yang kalah bakal langsung terbuang.

Bisa dibilang, di babak 16 besar inilah EURO 2016 yang sesungguhnya baru dimulai. Setiap tim akan bermain mati-matian untuk kelangsungan hidup mereka. Tidak seperti di fase grup yang terkesan membosankan, karena setiap tim lebih sibuk bertahan untuk mengais poin. Alhasil, jumlah gol yang tercipta pun hanya sedikit. Hanya 69 gol. Alias, hanya 1,92 gol per laga.

Continue reading “Menjelang Babak 16 Besar EURO 2016”

Menjelang Babak 16 Besar EURO 2016