Sudah Ratusan Purnama, tapi Piala Thomas Belum Kembali ke Pelukan Indonesia

Tidak seperti Rangga yang akhirnya merasakan kembali nikmatnya memagut bibir Cinta, Piala Thomas masih belum kembali ke dekapan Indonesia. Sudah ratusan purnama. Sudah 14 tahun lamanya. Dan masih akan bertambah..

Sebagai pemegang rekor juara terbanyak (13 kali), memang sudah terlalu lama Piala Thomas dilupakan Indonesia. Terakhir kali, dua sejoli tersebut bergandengan mesra pada tahun 2002 di China. Setelah itu, tim bulu tangkis putra Indonesia seperti lupa cara bercinta. Jika bisa mengungkap rasa, mungkin Piala Thomas bakal berkata, “Yang kamu lakukan ke saya itu jahat!”

Continue reading “Sudah Ratusan Purnama, tapi Piala Thomas Belum Kembali ke Pelukan Indonesia”

Advertisements
Sudah Ratusan Purnama, tapi Piala Thomas Belum Kembali ke Pelukan Indonesia

Preview Formula E Long Beach ePrix 2015

Sirkus Formula E bakal dimulai lagi akhir pekan ini. Sirkuit jalanan Long Beach yang legendaris di California Selatan, USA, bakal menjadi tuan rumah seri keenam balap mobil listrik musim perdana tersebut.

Tidak seperti sirkuit-sirkuit jalanan lainnya yang lamban, trek Long Beach yang panjangnya 2,1 kilometer ini termasuk sederhana karena hanya terdiri dari tujuh tikungan dan cenderung high-speed. Maka dari itu, mata para penonton Formula E bakal dimanjakan dengan banyaknya aksi salip-menyalip weekend ini.

Pada lima seri sebelumnya, Formula E musim perdana ini telah menghasilkan lima pemenang yang berbeda. Oleh karenanya, menarik untuk ditunggu apakah balapan di Long Beach ini bakal memunculkan pemenang baru lagi atau akan ada pebalap pertama yang meraih podium tertinggi dua kali musim ini.

Setelah lima seri berlalu, untuk pertama kalinya di Long Beach ini tidak ada tim yang mengganti susunan pebalapnya. Scott Speed yang berhasil finish kedua di Miami ePrix pada debutnya di Formula E bulan lalu bakal tetap membela tim Andretti. Demikian juga dengan Loic Duval yang akan tetap memperkuat Dragon Racing.

Anak legenda Formula 1 Alain Prost, Nico Prost, yang memenangi seri terakhir Miami ePrix dan saat ini memimpin klasemen sementara Formula E, akan menjadi unggulan untuk meraih podium tertinggi di Long Beach. Meski demikian, pebalap e.dams-Renault itu tidak bisa tenang karena bakal mendapat tekanan dari Lucas Di Grassi (Audi Sport ABT) dan Sam Bird (Virgin Racing) yang kini menduduki posisi kedua dan ketiga.

Selain para pebalap di atas, dua mantan F1, Nelson Piquet Jr. (China Racing) dan Sebastien Buemi (e.dams-Renault), juga bisa menyodok ke podium. Saat ini mereka berada di posisi keempat dan kelima di bawah Prost, Di Grassi, dan Bird.

Klasemen sementara Formula E:
1. Nico Prost (e.dams-Renault) 67
2. Lucas di Grassi (Audi Sport ABT) 60
3. Sam Bird (Virgin Racing) 52
4. Nelson Piquet (China Racing) 49
5. Sebastien Buemi (e.dams-Renault) 43
6. Antonio Felix da Costa (Amlin Aguri) 37
7. Jerome d’Ambrosio (Dragon Racing) 34
8. Jaime Alguersuari (Virgin Racing) 26
9. Daniel Abt (Audi Sport ABT) 19
10. Franck Montagny (Andretti) 18
11. Scott Speed (Andretti) 18
12. Karun Chandhok (Mahindra Racing) 18
13. Bruno Senna (Mahindra Racing) 18
14. Oriol Servia (Dragon Racing) 16
15. Jean-Eric Vergne (Andretti) 14
16. Jarno Trulli (Trulli) 12
17. Charles Pic (China Racing) 12
18. Loic Duval (Dragon Racing) 6
19. Nick Heidfeld (Venturi GP) 5
20. Stephane Sarrazin (Venturi GP) 3
21. Takuma Sato (Amlin Aguri) 2
22. Salvador Duran (Amlin Aguri) 1
23. Ho-Pin Tung (China Racing) 0
24. Antonio Garcia (China Racing) 0
25. Michela Cerruti (Trulli) 0
26. Marco Andretti (Andretti) 0
27. Matthew Brabham (Andretti) 0
28. Katherine Legge (Amlin Aguri) 0
29. Vitantonio Luizzi (Trulli) 0

FIA Formula E Championship Long Beach ePrix 2015 akan dimulai pada hari Sabtu, 4 April 2015, dengan sesi Free Practice 1 (22.15 WIB) dan Free Practice 2 (23.25 WIB). Kemudian, hari Minggu, 5 April 2015, dengan sesi Free Practice 3 (00.25 WIB), Qualifying (01.45 WIB), dan Race pukul 05.30 WIB. Live di FOX Sports 3 HD. Selamat menonton!

Preview Formula E Long Beach ePrix 2015

Preview Formula E Miami ePrix 2015

Setelah break selama dua bulan, balapan mobil listrik Formula E akan kembali digeber weekend ini di sirkuit jalanan Miami. Layak ditunggu apakah kota yang terletak di negara bagian Florida, Amerika Serikat, ini mampu menyuguhkan lomba yang menarik seperti seri-seri sebelumnya di Beijing, Putra Jaya, Punta del Este, dan Buenos Aires.

Dalam Miami ePrix pekan ini, beberapa tim mengubah susunan pebalapnya. Scott Speed bakal turun memperkuat Team Andretti. Jagoan tuan rumah itu akan berpartner dengan sesama mantan pebalap F1, Jean-Eric Vergne. Selain itu, juga ada Loic Duval. Anggota dari Team Audi yang memenangi Le Mans tahun 2013 itu akan membela tim Dragon Racing bersama Jerome D’Ambrosio.

Di seri Miami ini juga, kita akan melihat semua tim Formula E mengganti suspensi mobilnya. Kerusakan suspensi di lomba-lomba sebelumnya sudah menyebabkan beberapa pebalap kehilangan kesempatan untuk menang, seperti yang dialami Lucas Di Grassi di Buenos Aires.

Dibandingkan dengan sirkuit di Beijing, Putra Jaya, Punta del Este, dan Buenos Aires, sirkuit di Miami lebih mirip dengan sirkuit jalanan tradisional yang sempit, seperti Monaco. Dengan hanya terdiri dari 8 tikungan, yang salah satunya tikungan 90 derajat, menarik untuk melihat para pebalap menaklukkan sirkuit sepanjang 2,17 kilometer ini. Yang pasti, hasil kualifikasi bakal sangat menentukan karena cukup sulit menyalip di Miami. Pebalap dengan posisi start di depan memiliki peluang yag lebih besar untuk menang.

Empat pebalap yang saat ini menguasai klasemen sementara, yaitu Lucas Di Grassi dari Audi Sport ABT (58 poin), Sam Bird dari Virgin Racing (48), serta duo e.DAMS-Renault, Sebastien Buemi (43) dan Nicolas Prost (42), memang bakal tetap menjadi unggulan utama untuk memenangi balapan 39 lap di Miami. Namun, jangan lupakan juga beberapa pebalap yang cukup punya nama untuk mencuri kemenangan dan naik podium, seperti Bruno Senna dan Nelson Piquet Jr. Selain itu, juga ada dua jago tua mantan F1, Nick Heidfeld dan Jarno Trulli, yang sangat berpengalaman dalam menaklukkan sirkuit jalanan nan sempit.

FIA Formula E Championship Miami ePrix 2015 akan dimulai pada hari Sabtu, 14 Maret 2015, dengan sesi Free Practice 1 (19.15 WIB), Free Practice 2 (21.30 WIB), dan Qualifying (23.00 WIB). Race bakal berlangsung pada hari Minggu, 15 Maret 2015, pukul 03.00 WIB. Live di FOX Sports 3 HD. Selamat menonton!

Preview Formula E Miami ePrix 2015

Review Formula E Punta del Este ePrix 2014

Sebastian Buemi memenangkan seri ketiga balap mobil listrik Formula E di sirkuit jalanan Punta del Este,Uruguay, dini hari tadi WIB (14/12). Pebalap asal Swiss itu berhasil mempertahankan keunggulannya atas Jean-Eric Vergne, sesama mantan driver Formula 1 yang mobilnya mogok satu lap menjelang finish.

Start dari pole position, Vergne ternyata tidak bisa mengakhiri debutnya di Formula E dengan hasil yang manis. Suspensi mobil pebalap asal Prancis itu patah saat digeber untuk mengejar Buemi yang akhirnya menggapai kemenangan pertamanya di Formula E.

Di awal lomba, Vergne juga sempat disalip oleh Nelson Pique Jr. Tetapi, keunggulan Pique tidak bertahan lama. Pada lap kelima, safety car keluar menyusul crash yang dialami oleh Sam Bird di tikungan 1. Setelah safety car masuk, Vergne menyalip pebalap China Racing tersebut dan kembali memimpin lomba.

Namun, karena terlalu banyak menggunakan tenaga listrik, baterai mobil Vergne pun habis. Dia harus masuk pit lebih awal untuk mengganti mobilnya. Hal itu membuat posisinya sebagai pemimpin lomba diambil alih oleh Sebastian Buemi yang diikuti oleh Nick Heidfeld.

Tidak lama berselang, Heidfeld harus menerima penalti karena menggunakan daya listrik terlalu banyak. Begitu juga dengan Nico Prost dan Jerome D’Ambrosio yang terkena hukuman yang sama dengan Heidfeld. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Buemi dan Vergne yang langsung melesat di depan dan bersaing hingga menjelang finish.

Sementara itu, Matthew Brabham harus mengakhiri kiprahnya di Punta del Esta lima lap menjelang finish. Mobilnya menabrak pagar pembatas dan impiannya untuk naik podium pun sirna. Cucu legenda F1, Sir Jack Brabham, itu pun tampak sangat kecewa.

Dengan kemenangannya di Punta del Este, Buemi menyodok ke peringkat kedua klasemen sementara. Mantan pebalap Scuderia Toro Rosso ini tertinggal 18 poin dari Lucas Di Grassi yang dini hari tadi finish di posisi ketiga.

FIA Formula E Championship – Punta del Este ePrix (Rd 3) – Results:
Sebastien Buemi, e.dams-Renault, 49:08.990
Nelson Piquet Jr, China Racing, +0.732s
Lucas di Grassi, Audi Sport ABT, +2.635s
Jarno Trulli, Trulli, +4.163s
Jaime Alguersuari, Virgin Racing, +4.698s
Bruno Senna, Mahindra Racing, +5.197s
Nicolas Prost, e.dams-Renault, +6.514s
Jerome d’Ambrosio, Dragon Racing, +7.567s
Oriol Servia, Dragon Racing, +8.646s
Nick Heidfeld, Venturi, +10.563s
Antonio Garcia, China Racing, +10.594s
Michela Cerruti, Trulli, +19.617s
Karun Chandhok, Mahindra Racing, +54.175s
Jean-Eric Vergne, Andretti, +2 laps
Daniel Abt, Audi Sport ABT, +3 laps
Salvador Duran, Amlin Aguri, +4 laps
Matthew Brabham, Andretti, DNF
Stephane Sarrazin, Venturi, DNF
Antonio Felix da Costa, Amlin Aguri, DNF
Sam Bird, Virgin Racing, DNF

Drivers’ Standings (After Rd 3):
Lucas di Grassi – 58pts
Sebastien Buemi – 40pts
Sam Bird – 40pts
Nicolas Prost – 24pts
Nelson Piquet Jr. – 22pts
Jerome d’Ambrosio – 22pts
Franck Montagny – 18pts
Karun Chandhok – 18pts
Jaime Alguersuari – 14pts
Oriol Servia – 14pts

Teams’ Standings (After Rd 3):
e.dams-Renault Formula E – 64pts
Audi Sport ABT Formula E – 62pts
Virgin Racing Formula E – 54pts
Dragon Racing Formula E – 36pts
Andretti Formula E – 33pts
Mahindra Racing Formula E – 26pts
China Racing Formula E -22pts
Trulli Formula E – 12pts
Amlin Aguri Formula E – 6pts
Venturi Formula E – 4pts

Review Formula E Punta del Este ePrix 2014

Preview Formula E Punta del Este ePrix 2014

Resor mewah Punta del Este di pinggiran Montevideo, Uruguay, akan menjadi tuan rumah seri ketiga Formula E di penghujung tahun 2014 ini. Para pebalap akan menggeber mobil listrik mereka di sirkuit jalanan sepanjang 2,8 kilometer yang terletak di pinggir pantai Playa Brava tersebut.

Dikenal sebagai Monte Carlo-nya Amerika Selatan, balapan Punta del Este ePrix, dengan pemandangan dermaga di sekitarnya, tak ubahnya Monaco GP versi Formula E. Dengan 20 tikungan yang menghiasi sirkuit sempit tersebut, menyalip menjadi hal yang sulit. Ditambah lagi, hampir semua pebalap belum familier dan belum hafal dengan kondisi trek. Maka dari itu, sesi latihan bakal menjadi momen penting untuk menguasai medan.

Nick Heidfeld, yang hampir menang pada seri pertama di Beijing (sebelum bertabrakan dengan Nicolas Prost), merasakan betul pentingnya sesi free practice. Pada seri kedua di Putrajaya, eks pebalap Formula 1 itu mengalami insiden saat menjalani latihan. Alhasil, dia tidak menguasai trek dengan baik. Akhirnya, pada saat lomba di Malaysia, Quick Nick tak mampu bersaing di barisan depan seperti halnya di Beijing.

Meski sulit melakukan aksi salip-menyalip, bukan berarti tidak ada titik yang dapat dimanfaatkan oleh para pebalap untuk mendahului lawannya di Punta del Este. Chicane di tikungan satu adalah kesempatan pertama untuk menyalip. Setelah itu, chicane di tikungan lima juga menyajikan peluang untuk overtaking.

Selain tikungan satu dan lima, tikungan delapan juga bisa menjadi tempat yang tepat untuk menyalip. Begitu juga dengan tikungan 14 dan tikungan 17. Hanya saja, di tikungan 17 dibutuhkan keberanian dan skill yang mumpuni untuk melakukan overtaking karena sudutnya sangat sempit.

Seperti halnya di seri pertama dan kedua, sulit menebak siapa yang bakal unggul pada balapan ketiga Formula E akhir pekan ini. Tim E.DAMS dan Audi Sport Abt memang memiliki mobil yang mampu bersaing di barisan depan dalam dua ePrix perdana. Meski demikian, tim-tim lain seperti Virgin Racing (pemenang Putrajaya ePrix) dan Dragon Racing juga tidak bisa diremehkan.

Yang pasti, balapan bakal berjalan dengan ketat. Tidak ada dominasi seperti di F1. Setiap pebalap dari tim mana pun di Formula E memiliki peluang yang sama untuk menang.

FIA Formula E Championship Punta del Este ePrix 2014 akan dimulai pada hari Sabtu, 13 Desember 2014, dengan sesi free practice (19.30 WIB) dan dilanjutkan sesi qualifying (20.45 WIB). Race bakal berlangsung pada hari Minggu, 14 Desember 2014, pukul 00.30 WIB. Live di FOX Sports 3 HD. Selamat menonton!

Preview Formula E Punta del Este ePrix 2014