Preview Film: Jurassic World: Fallen Kingdom (2018)

Berawal dari sebuah novel karya Michael Crichton, Jurassic Park berubah menjadi salah satu franchise tersukses dalam sejarah perfilman. Berkat Universal Studios yang membeli hak untuk mengangkatnya ke layar lebar pada 1990. Bahkan, seri pertamanya yang dirilis pada 1993 sempat menjadi film terlaris sepanjang masa. Sebelum digeser oleh Titanic pada 1997.

Total, hingga saat ini, franchise Jurassic telah menelurkan lima film: Jurassic Park (1993), The Lost World: Jurassic Park (1997), Jurassic Park III (2001), Jurassic World (2015), dan Jurassic World: Fallen Kingdom (2018) yang mulai tayang pada hari Rabu (6/6) ini di Indonesia. Film keenamnya, sebut saja Jurassic World 3, bakal menyusul pada 2021.

Sejauh ini, franchise Jurassic memang terbagi menjadi dua trilogi. Yang pertama adalah trilogi Jurassic Park. Yang dipawangi oleh sutradara legendaris, Steven Spielberg. Lalu, yang kedua, yang saat ini sedang berjalan, adalah trilogi Jurassic World. Besutan Colin Trevorrow.

Kisah dari Jurassic World: Fallen Kingdom sendiri masih merupakan lanjutan dari film pendahulunya. Dua tokoh utamanya juga masih sama. Owen Grady (Chris Pratt) dan Claire Dearing (Bryce Dallas Howard).

Bagi yang sudah lupa, atau belum sempat menonton, Jurassic World (2015) berkisah tentang sebuah taman raksasa dinosaurus. Yang dibangun di sebuah pulau bernama Isla Nubar. Terletak di Amerika Tengah. Dikelola oleh Claire Dearing selaku operations manager di sana.

Semula, semua berjalan lancar. Jurassic World ramai dikunjungi oleh ribuan wisatawan. Dari seluruh dunia. Setiap hari. Semacam Disney World. Tapi ini versi dinosaurus.

Hingga akhirnya, ada seekor dinosaurus ganas, dan cerdas, hasil kloning, lepas dari sangkarnya. Makhluk zaman pra-sejarah yang disebut sebagai Indominus Rex itu kemudian mengamuk. Dan menyerang para pengunjung Jurassic World.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab, Claire Dearing lantas meminta bantuan mantan pacarnya. Owen Grady. Mantan tentara Navy yang juga menjadi pawang dinosaurus di Jurassic World.

Singkat cerita, Owen dan Claire akhirnya berhasil mengatasi Indominus Rex. Para pengunjung juga berhasil dievakuasi untuk meninggalkan Jurassic World. Sedangkan, para dinosaurus yang tersisa dibiarkan hidup tenang di Isla Nubar.

Tiga tahun berselang, kisah Jurassic World: Fallen Kingdom pun dimulai. Tiba-tiba, terjadi bencana di Isla Nubar. Letusan gunung berapi mengancam keberadaan para dinosaurus yang hidup di sana.

Claire Dearing, yang kini menjadi pemimpin organisasi Dinosaur Protection Group, ingin menyelamatkan para makhluk purba tersebut. Misinya adalah mengevakuasi para dinosaurus dari Isla Nubar. Ke sebuah tempat penampungan. Entah di mana. Mungkin, di Amerika.

Yang pasti, bukan di hatimu. Atau di hati pacar kamu. Yang mukanya kayak T-Rex itu.

Claire pun kembali merekrut mantan pacarnya, Owen Grady, untuk menjalankan misi tersebut. Meski awalnya enggan, Owen akhirnya luluh dan bersedia balik ke Isla Nubar. Bujuk rayu seorang mantan memang sulit ditolak. #curcol

Yang menjadi misi utama Claire dan Owen adalah keselamatan dan kelestarian para spesies langka tersebut. Selain itu, Owen juga ingin mencari Blue. Velociraptor terakhir yang tertinggal di Isla Nubar. Yang ia rawat dan latih sejak masih bayi. Saat ia menjadi pawang dinosaurus di Jurassic World dulu.

Saat diwawancarai tahun lalu, Chris Pratt, pemeran Owen Grady, menyatakan bahwa film yang kedua ini bakal lebih kelam, dan menakutkan, dibandingkan film yang pertama. Selain itu, plotnya juga tidak bisa diprediksi. Jurassic World: Fallen Kingdom bakal punya kejutan seru yang membawa franchise ini ke arah yang baru.

Sementara itu, selaku lawan main Chris Pratt, Bryce Dallas Howard (BDH) menyatakan film ini adalah tipe Jurassic klasik. Bakal lebih banyak dinosaurus yang ditampilkan. Dan lebih mengerikan daripada film pertamanya. Jurassic World: Fallen Kingdom adalah film tentang dinosaurus dan para keluarganya.

Dalam film Jurassic World yang pertama, salah satu adegan yang paling menarik perhatian adalah ketika Claire, yang diperankan BDH, lari terbirit-birit dikejar raptor. Dengan mengenakan high heels! Nah, di sekuel ini, dia bakal tetap mempertahankan ciri khas itu. Padahal, di skenario tertulis dia memakai sneakers. BDH menegaskan, dia tidak merasa tersiksa meski harus berlari dengan sepatu seperti itu.

Dari trailer perdana yang dirilis oleh Universal Pictures, memang tampak kepanikan melanda Isla Nubar. Para dinosaurus lari tunggang-langgang. Menyelamatkan diri. Dari letusan gunung berapi. Begitu juga dengan Owen, Claire, dan tim penyelamat yang menyertai mereka.

Sedangkan, dari final trailer yang dirilis bulan lalu, muncul seorang tokoh baru. Yang diperankan oleh James Cromwell. Yaitu Sir Benjamin Lockwood. Mantan partner John Hammond (Richard Attenborough) yang dulu membangun Jurassic Park. Lockwood inilah yang mengembangkan teknologi untuk mengkloning dinosaurus. Salah satu hasilnya adalah Indominus Rex. Yang akhirnya meluluhlantakkan theme park Jurassic World di film pertama.

Dari trailer, tampak adegan ketika seekor dinosaurus sedang menyerang pemukiman penduduk. Diyakini, itu adalah Indoraptor. Versi hybrid yang jauh lebih ganas, lebih cepat, dan lebih besar daripada Velociraptor.

Apakah Indoraptor ini hasil dari percobaan yang juga dilakukan oleh Sir Benjamin Lockwood? Konspirasi jahat apa yang sebenarnya ada di balik misi penyelamatan para dinosaurus dari Isla Nubar?

Selain Lockwood, juga ada cucunya yang masih abege. Yaitu Maisie (Isabella Sermon). Yang sangat mencintai dinosaurus seperti sang kakek. Selama ini, franchise Jurassic memang selalu menampilkan tokoh anak-anak. Untuk menarik para penonton remaja.

Yang cukup mengejutkan, dalam film kedua Jurassic World ini, kembali muncul tokoh baru, tapi lama. Yaitu Dr. Ian Malcolm. Karakter yang diperankan oleh Jeff Goldblum tersebut sempat menjadi sosok sentral di Jurassic Park (1993) dan The Lost World (1997). Hanya saja, kali ini, ahli matematika dan chaos theory itu cuma tampil sekilas sebagai cameo. Menjelaskan tentang etika, sains, dan eksploitasi.

Dibandingkan film pendahulunya, Jurassic World: Fallen Kingdom memang menghadirkan perbedaan yang cukup besar. Kursi sutradara tidak lagi diduduki oleh Colin Trevorrow. Yang kini hanya menjadi penulis skenario. Posisinya digantikan oleh Juan Antonio Bayona.

Sineas asal Spanyol itu sebenarnya sudah diincar oleh Universal Pictures untuk membesut film pertama Jurassic World sejak lama. Namun, saat itu dia menolak. Karena merasa belum waktunya.

J. A. Bayona baru menyambut tawaran Universal setelah proyek film kedua akan dimulai. Salah satunya, karena dia merasa memiliki visi yang sama dengan Colin Trevorrow. Sutradara pendahulunya.

Berkat arahan Bayona, Jurassic World: Fallen Kingdom disebut-sebut bakal lebih seram dari film pertamanya. Hal itu ditunjang oleh track record Bayona yang sudah berpengalaman menghasilkan film horror. Salah satunya, yang cukup terkenal, adalah Orphanage (2007).

Saat diwawancarai, Bayona mengaku ingin mengembalikan rasa takut, dan tegang, seperti yang dulu menghiasi film asli Jurassic Park (1993). Oleh karena itu, dia sangat senang bisa menambahkan ketegangan, dan, bahkan, horror dalam trilogi baru Jurassic World ini.

Menurut Bayona, film kedua dari sebuah trilogi memang seharusnya dibuat lebih kelam daripada film pertamanya. Dia mengambil contoh The Empire Strikes Back (1980) dalam trilogi perdana franchise Star Wars.

Sementara itu, saat diwawancarai tahun lalu, selaku arsitek utama dari proyek baru ini, Colin Trevorrow menyatakan Jurassic World memang direncanakan untuk menjadi sebuah trilogi. Bahkan, dia sudah meminta restu dari Steven Spielberg, yang notabene adalah kreator Jurassic Park, sebelum menjalankan rencananya.

Dalam menulis skenario, Trevorrow mengaku banyak terinspirasi dari film spionase Bridge of Spies (2015). Dia menambahkan banyak aspek suspense di film kedua ini. Alhasil, para karakternya akan selalu dikepung oleh teror yang sangat mencekam.

Meski nantinya bakal berlanjut ke film ketiga, Trevorrow, selaku penulis naskah, menjamin ending dari Jurassic World: Fallen Kingdom tidak akan menggantung. Plotnya sudah dia desain sedemikian rupa agar para penonton penasaran. Dan menunggu kelanjutannya. Tiga tahun lagi.

Trevorrow, yang bakal kembali sebagai sutradara untuk seri ketiga nanti, menargetkan Jurassic World: Fallen Kingdom bisa sesukses pendahulunya. Yang berhasil meraup pendapatan hingga USD 1,6 miliar. Dan menjadi film terlaris kelima sepanjang masa.

Kala itu, Jurassic World memang sukses besar. Menjadi film dengan pendapatan tertinggi kedua pada 2015. Di bawah Star Wars: The Force Awakens. Meski secara kualitas, film tersebut sebenarnya nggak bagus-bagus amat.

Kali ini, belum diketahui bagaimana respon dari para kritikus. Karena Jurassic World: Fallen Kingdom memang baru akan dirilis di Amerika pada 22 Juni 2018. Meski demikian, dari hasil screening terbatas yang dihelat di Madrid, Spanyol pada 21 Mei yang lalu, sambutan dari para penonton cukup apik.

Film yang dirilis di Spanyol dengan judul Jurassic World: El Reino Caido tersebut dinilai lebih keren daripada film pertamanya. Terutama, di bagian visualisasi dan musiknya. Yang kabarnya menakjubkan. Pokoknya, bakal membuat para penonton melek sepanjang film.

Sementara itu, para moviemania di Indonesia beruntung bisa menikmati Jurassic World: Fallen Kingdom dua pekan lebih awal. Mungkin, untuk menyambut momen Lebaran. Tapi, ada juga yang bilang, ini merupakan strategi khusus dari Universal Pictures. Untuk menghadapi Piala Dunia 2018.

FIFA World Cup 2018 bakal dimulai di Rusia pada 14 Juni mendatang. Tentu saja, hal ini berpotensi membelah konsentrasi para moviemania yang juga penggemar sepak bola. Oleh karena itu, Universal mengambil kebijakan untuk merilis Jurassic World: Fallen Kingdom dua pekan lebih awal. Di negara-negara yang penggemar sepak bolanya banyak. Indonesia bukan satu-satunya. Total, ada 43 negara di Asia dan Eropa yang mendapatkan prioritas ini.

Terlepas dari segala macam strategi yang diluncurkan oleh Universal Studios, kita tunggu saja, apakah pada akhirnya para dinosaurus binaan J. A. Bayona ini bisa sedahsyat film pertamanya. Karena mengulang kesuksesan itu biasanya lebih sulit daripada saat membangunnya.

***

Jurassic World: Fallen Kingdom

Sutradara: J. A. Bayona
Produser: Frank Marshall, Patrick Crowley, Belén Atienza
Penulis Skenario: Colin Trevorrow, Derek Connolly
Berdasarkan: Para karakter ciptaan Michael Crichton
Pemain: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Rafe Spall, Justice Smith, Daniella Pineda, James Cromwell, Toby Jones, Ted Levine, B. D. Wong, Isabella Sermon, Geraldine Chaplin, Jeff Goldblum
Musik: Michael Giacchino
Sinematografi: Óscar Faura
Penyunting: Bernat Vilaplana
Produksi: Universal Pictures, Amblin Entertainment, The Kennedy/Marshall Company, Legendary Pictures
Distributor: Universal Pictures
Durasi: 128 menit
Rilis: 21 Mei 2018 (WiZink Center), 6 Juni 2018 (Indonesia), 22 Juni 2018

Rating (hingga 4 Juni 2018)
IMDb: 8,2/10
Rotten Tomatoes: –
Metacritic: –
CinemaScore: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer (Film, Football, Sports, Entertainment)
E-mail: edwindianto@gmail.com
Twitter/Instagram: @edwindianto
Blog: edwindianto.wordpress.com

Advertisements
Preview Film: Jurassic World: Fallen Kingdom (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s